Bengkalis

Ini Himbauan MUI Bengkalis Terkait Insiden Pembakaran Bendera di Jawa Barat

Himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bengkalis terkait insiden pembakaran bendera di Jawa Barat serahkan ke polisi

Ini Himbauan MUI Bengkalis Terkait Insiden Pembakaran Bendera di Jawa Barat
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
Sosmed Tribun Pekanbaru 

Laporan Wartawan Tribunbengkalis.com, Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bengkalis terkait insiden pembakaran bendera di Jawa Barat serahkan ke polisi.

Terjadinya insiden pembakaran bendera pada Senin kemarin, saat upacara peringatan hari santri nasional di Jawa Barat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bengkalis sangat menyesalkan insiden tersebut terjadi.

Hal ini dikarenakan berpotensi menimbulkan situasi kontraproduktif dikalangan umat Islam.

Baca: Waspada Banjir karena Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Jalan Digenangi Air

Baca: Disabilitas dan Tuna Rungu Ikuti Pelatihan Bina Loka Karya Dinsos Bengkalis

Hal ini diungkap Amrizal ketua MUI Bengkalis, Minggu (23/10), untuk itu MUI Bengkalis menghimbau kepada semua pihak untuk menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini kepada pihak kepolisian agar diusut secara tuntas apa motif disebaliknya.

"Kita juga berharap semua pihak yang ada di Kabupaten Bengkalis untuk dapat mehanan diri tidak terpancing oleh pihak pihak tertentu sehingga melakukan perbuatan yang bisa merusak ukhuwah islamiyah dan persaudaraan dikalangan umat," terangnya.

Baca: BKPSDM Kampar Bagikan Kartu Ujian CPNS 2018 kepada Pelamar, Pelamar juga Bisa Cetak Sendiri

Baca: Kisah Cewek Cantik Delapan Tahun Jadi Fotografer

Selain itu MUI Bengkalis menghimbau kepada tokoh tokoh masyarakat dan pimpinan ormas untuk ikut menenangkan dan menyejukkan situasi dan kondisi agar situasi keamanan dan ketertiban bisa tetap terjaga.

"Selain itu kita berharap kepada Banser khususnya serta juga organisasi organisasi lainnya agar lebih berhati hati dalam bersikap dan bertindak sehingga suasana kedamaian dan kesejukan senantiasa tercipta di negara Kesatuan Republik Indonesia ini," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved