Siak

Muncul Grup Gay Siak-Dayun di FB, Masyarakat Khawatir

Sebuah grup di akun FB bernama Gay Siak Dayun membuat masyarakat semakin khawatir. Grup pada akun itu telah beranggotakan 503 anggota

Muncul Grup Gay Siak-Dayun di FB, Masyarakat Khawatir
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah mahasiswa dari Aliansi Anti LGBT se Riau Tolak Perilaku LGBT menggelar aksi damai di kawasan car free day, Jalan Sudirman Pekanbaru, Minggu (11/2/2018). Dalam aksinya para mahasiswa menolak segala bentuk perilaku LGBT karena tidak sesuai dengan seluruh norma yang ada di masyarakat. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Gejala perilaku seksual menyimpang, seperti Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) membuat masyarakat khawatir.

Paling mengejutkan, ternyata sudah banyak grup dan akun Facebook (FB) yang mengatasnamakan komunitas gay.

Sebuah grup di akun FB bernama Gay Siak Dayun membuat masyarakat semakin khawatir.

Grup pada akun itu telah beranggotakan 503 anggota. Pada laman grup juga tampak aktif para anggota saling berkomentar.

Baca: Ustaz Abdul Somad Kaget Saat Dengar dari Jamaah Bahwa Jumlah Gay di Pekanbaru Capai Ribuan

Baca: Ustaz Abdul Somad Ungkap Cara Rasulullah SAW Atasi Homo. SEDANG BERLANGSUNG di Kampus UIR

Hal itu mendorong Pemkab Siak bertindak cepat. Asisten I Pemkab Siak L Budhi Yuwono mengundang para pihak, seperti kepolisian, jajaran kepala dinas dan MUI menggelar rapat, Kamis (25/10/2018) di kantor bupati Siak.

Semuanya sepakat untuk menolak keberadaan LGBT di negeri istana. Karena dianggap melenceng dari nilai agama, adat istiadat dan kebudayaan Melayu.

"Siang ini kita duduk bersama membicarakan bahayanya LGBT. Menyusul ada grup-grup yang mengarah ke sana di beragam sosial media," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga mengevaluasi hasil sosialisasi tentang bahaya LGBT di beberapa SMA dan SMP pekan lalu.

Apalagi upaya sosialisasi tersebut baru digelar di 3 dari 14 kecamatan di kabupaten Siak.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved