Kampar

Air Masuk Waduk Koto Panjang Sempat Membludak, Ini Imbauan Pengelola

Tren volume air masuk atau inflow ke Waduk PLTA Koto Panjang terus meningkat.

Air Masuk Waduk Koto Panjang Sempat Membludak, Ini Imbauan Pengelola
Istimewa
Alat ukur tinggi elevasi Waduk PLTA Koto Panjang, Rabu (31/10/2018) 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Tren volume air masuk atau inflow ke Waduk PLTA Koto Panjang terus meningkat.

Alat pengukur di pintu inflow mencatat bahkan volume air dari sisi hulu waduk sempat membludak, Rabu (31/10/2018) siang.

Manajer Pusat Listrik Unit Pembangkit Koto Panjang, Muhammad Rusdi mengungkapkan, inflow sempat mencapai 1.200 meter kubik per detik antara pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.

Baca: Pemilik Kendaraan Roda Dua Kesal, Juru Parkir di Samping Mal Ini Minta Uang Parkir Rp 2000

Naik lebih dua kali lipat dari catatan pukul 07.00 WIB yang masih 550 meter kubik per detik.

Ini menyebabkan kenaikan tinggi elevasi cukup signifikan. "(membludaknya inflow) mejadikan kenaikan elevasi 2-3 centimeter per 1 jam," ungkap Rusdi.

Pada Rabu siang, kata dia, inflow menurun. Pada pukul 12.00 WIB, inflow berada di angka 655,57 meter kubik per detik. Tinggi elevasi 80,80 meter di atas permukaan laut. Naik dari sebelumnya pada pukul 07.00 WIB, elevasi setinggi 80,65 mdpl.

Baca: Tunggu Identifikasi Korban, Keluarga Hasnawati Minta Maskapai Lion Air Ganti Rugi Pada Ahli Waris

Sementara outflow melalui pintu Turbin naik menjadi 348 meter kubik per detik dari sebelumnya, pukul 07.00 WIB, sebesar 345 meter kubik per detik.

Melihat tren naik ini, Rusdi mengimbau masyarakat agar berhati-hati melakukan aktivitas di aliran Sungai KAmpar.

"Kepada masyarakat di sisi hulu, terutama di aliran Sungai Kampar, tetap berhati-hati," ujar Rusdi.

Baca: LIVE Bola Liga 2 2018 Persita Tangerang vs Madura FC Pukul 15.30 WIB, Misi Berebut Poin!

Ia mengatakan, pihaknya akan terus menginformasikan perkembangan kondisi waduk, meliputi kenaikan atau penurunan elevasi dan inflow atau outflow.

"Besok (Kamis, 1 Nopember) akan kami update perkembangan waduk," pungkas Rusdi. (*)‎

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved