Pekanbaru

Bentangkan Spanduk, Driver Gojek Pekanbaru Galang Tanda Tangan Petisi Penghapusan Aplikasi 'Tuyul'

Aksi dilakukan dengan memasang spanduk panjang di depan kantor gojek Pekanbaru pada Kamis (1/11/2018).

Bentangkan Spanduk, Driver Gojek Pekanbaru Galang Tanda Tangan Petisi Penghapusan Aplikasi 'Tuyul'
TribunPekanbaru/Teddy Tarigan
Driver Gojek Galang Tanda Tangan Petisi Penghapusan Aplikasi Tuyul 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Teddy Tarigan

TRIBUN PEKANBARU.COM, PEKANBARU - Puluhan driver gojek menandatangani petisi yang berisi permintaan penghapusan aplikasi "tuyul" di Pekanbaru.

Aksi dilakukan dengan memasang spanduk panjang di depan kantor gojek Pekanbaru pada Kamis (1/11/2018).

Marwan Salah satu perwakilan driver gojek yang ditemui Tribunpekanbaru.com di lokasi mengatakan aksi ini dilakukan untuk mendesak pihak pimpinan gojek di Pekanbaru untuk mengakomodir tuntutan mereka.

"Karena dampak tuyul ini sangat meresahkan kita, kita driver yang bekerja secara murni merasa dicurangi," ujarnya.

Spanduk yang dibentangkan tersebut menjadi media tandatangan bagi para driver yang ikut serta mendukung petisi tersebut.

Tampak di lokasi sejumlah driver gojek datang dan ikut tanda tangan di atas spanduk tersebut.

Baca: Tagar #UninstallGojek Jadi Trending Topic di Media Sosial, Manajemen Go-jek Buka Suara!

Baca: Jadi Biang Kemacetan, Dishub Usir PKL dan Ojek Online yang Mangkal di Pinggir Jalan SSK

Baca: Narapidana Manfaatkan Jasa GoJek, Penyelundupan Sabu-sabu ke Lapas Digagalkan

Adapun tuntutan makalah petisi tersebut adalah pertama Hapus tuyul/fake gps/ pengguna aplikasi tambahan dari bumi lancang kuning.

Kedua mereka meminta agar Tindak tegas dan penjarakan pelaku order fiktif

Ketiga Tangkap pelaku dan pembuat aplikasi tambahan.

Aksi ini dikatakan Marwan dilakukan hari ini saja.

"Karena kita juga gak mau mengganggu aktifitas para driver dalam mencari rezeki dan tidak mau melakukan aksi atau demo yang berkemungkinan mengganggu masyarakat," ungkapnya. (*) 

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved