Komisi Makin Kecil, Bisnis Travel Agent Semakin Tak Menguntungkan

Maskapai mengeluarkan kebijakan baru terkait progresive incentive yang baru akan dibayarkan pihak maskapai setelah setelah agen mencapai target.

Komisi Makin Kecil, Bisnis Travel Agent Semakin Tak Menguntungkan
Ist
Ketua DPD ASITA Riau, Dede Firmansyah 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Bisnis agen penjualan tiket semakin tertekan marketnya dengan salah satu maskapai penerbangan, yakni Citilink yang mengeluarkan kebijakan baru terhadap kerjasama penjualan tiket oleh travel agen.

Dalam peraturan baru tersebut maskapai menurunkan basic commision yang sebelumnya bisa didapat para travel agen sebesar 5 persen menjadi 2 persen.

Baca: Ahmad Dhani Kembali Unggah Potret Kebersamaan Keluarga, Kompak Pakai Pakaian Adat Jawa

Selain itu juga maskapai mengeluarkan kebijakan baru terkait progresive incentive yang baru akan dibayarkan pihak maskapai setelah setelah agen mencapai target yang ditetapkan.

Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Riau, Dede Firmansyah mengatakan di tengah tantangan dunia bisnis travel agen offline yang semakin berat, hadirnya aturan ini tentunya akan berdampak negatif bagi para pelaku usaha agen penjualan tiket.

Ia mengatakan jika agen hanya menjalankan bisnis penjualan tiket saja tentunya akan semakin kecil pendapatan yang bisa diraih.

Baca: Detik-detik Menegangkan Usaha Penyelamatan Syachrul Anto, Penyelam Basarnas yang Tewas

Disampaikan kebijakan dari pihak maskapai yang merupakan mitra kerjasama bagi para travel agen ini bisa mematikan para pelaku usaha yang bergerak di bisnis penjualan tiket.

Ia mengatakan terkait basic fee saat ini ada beberapa maskapai yang melakukan perubahan bahkan menghilangkan.

Sebelumnya ada maskapai Lion Air yang menghilangkan komisi bagi maskapai dan juga awal tahun lalu ada maskapai Garuda Indonesia yang menurunkan nilai komisi dan incentive nya.

"Kita paham kondisi operasional penerbangan sedang sulit saat ini, namun demikian bisnis travel agen juga tengah mengalami tekanan saat ini," katanya.

Baca: Video: Live Streaming PS Mojokerto Putra Vs Kalteng Putra Babak 8 Besar Liga 2 Pukul 15.00 WIB

Ia berharap kebijakan yang dikeluarkan maskpai untuk mengurangi dan menghilangkan incentive ditunda dahulu. (*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved