Kampar

Gerakan Melindungi Hak Pilih Berakhir, Bawaslu Kampar Temukan 179 pada DPTHP Telah Meninggal‎

Komisioner KPU Kampar Divisi Program dan Data, Ahmad Dahlan belum bisa mengumumkan rekapitulasi perubahan data pemilih hasil GMHP.

Gerakan Melindungi Hak Pilih Berakhir, Bawaslu Kampar Temukan 179 pada DPTHP Telah Meninggal‎
Ilustrasi - Sekretariat Bawaslu Kampar 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Komisioner KPU Kampar Divisi Program dan Data, Ahmad Dahlan belum bisa mengumumkanrekapitulasi perubahan data pemilih hasil Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). Program yang dimulai 1 Oktober lalu, telah berakhir pada 28 Oktober.‎ 

Data dari seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sudah diterima. Namun sedang disempurnakan oleh KPU. "Jumlahnya nggak banyak yang melapor. Ini lagi kita rekap," ujar Dahlan, Senin (5/11/2018) pagi.

Baca: Jadwal Fuzhou China Open 2018: Indonesia Kirim 16 Wakil

Di waktu bersamaan, KPU dan perangkatnya di desa dan kecamatan juga sedang melakukan coklit terbatas, 1-9 Nopember.

Dahlan menjelaskan, coklit terbatas dilakukan terhadap data Kementerian Dalam Negeri tentang penduduk yang belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Seperti diketahui, Kemendagri mengumumkan sebanyak 31 juta penduduk seluruh Indonesia belum terdaftar dalam data pemilih.

Ketua Bawaslu Kampar, Syawir Abdullah menyebutkan, pihaknya hanya menerima 5 laporan selama GMHP. Sedangkan di KPU, datanya belum dia peroleh.

Baca: Duh, Dumai Cuma Punya 15 Unit Truk Sampah, Itu Pun Tak Semua Optimal

Syawir mengatakan, selama GMHP, Bawaslu melakukan penelusuran terhadap Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) yang sudah meninggal. Alhasil, Bawaslu menemukan 179 pemilih.

"Kita sudah rekomendasikan supaya yang sudah meninggal dicoret," kata Syawir. Bawaslu mengantisipasi pemilih yang sudah meninggal disalahgunakan hak pilihnya.

GMHP dikemas untuk penyempurnaan DPTHP yang telah ditetapkan pada 13 September lalu. DPTHP untuk Pemilu 2019 ditetapkan sebanyak 457.518. Sebelumnya DPT yang ditetapkan pada 20 Agustus lalu, sebanyak 458.639. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved