Dumai

HATI-HATI, Ibu di Dumai Ditangkap Polisi karena Memposting Hoaks tentang Penculikan Anak di Medsos

Seorang ibu rumah tangga berinisial VE di Dumai ditangkap polisi karena memposting hoaks tentang penculikan anak di laman Medsos miliknya

HATI-HATI, Ibu di Dumai Ditangkap Polisi karena Memposting Hoaks tentang Penculikan Anak di Medsos
Shutterstock
Ilustrasi 

HATI-HATI, Ibu di Dumai Ini Ditangkap Polisi karena Memposting Hoaks tentang Penculikan Anak di Medsos

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Seorang ibu rumah tangga berinisial VE di Dumai ditangkap polisi karena memposting hoaks tentang penculikan anak di laman media sosial (Medsos) miliknya.

Ini sebagai peringatan bagi warganet untuk bijak memposting apapun di medsos, begitu juga dalam share hal-hal tertentu yang belum tentu kebenarannya.

Baca: Pengendara Terpaksa Melintas, Sejumlah Titik di Kelurahan STDI Terendam Banjir

Baca: Resmi Gantikan Tokocash di Tokopedia, Apa Itu Ovo Cash?

Agar warganet terhindar dari menyebar hoaks, maka ketika menerima share dari taman hendaknya melakukan verifikasi kepada pihak yang berwenang, baik kepolisian maupun pemerintahan.

Jangan sampai kejadian yang sama menimpa warganet seperti yang dialami seorang ibu di Dumai ini.

Seorang ibu rumah tangga atau IRT di Kawasan Bukit Kapur, Kota Dumai terpaksa harus berurusan dengan polisi karena menyebar hoaks.

Ada dugaan wanita berinisial VE itu menyebar hoaks di akun facebook pribadinya.

Wanita 31 tahun ini harus mendekam di ruang tahanan polisi.

Baca: VIDEO: Akademi Komunitas Negeri Pelalawan Wisuda 29 Mahasiswa dari Dua Jurusan

Baca: Tokocash Diganti Jadi Ovo, Ini Cara & Link Mengaktifkan Ovo

Ibu tiga anak menyebar hoaks dalam satu postingan di laman facebook miliknya pada tanggal 1 November 2018 lalu.

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved