Tekno

Resmi Gantikan Tokocash di Tokopedia, Apa Itu Ovo Cash?

dompet digital TokoCash sempat dibekukan oleh Bank Indonesia sejak September 2017 karena belum memiliki lisensi e-money.

Resmi Gantikan Tokocash di Tokopedia, Apa Itu Ovo Cash?
TokoCash berganti OVO(Tokopedia) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sistem pembayaran Ovo kini menggantikan TokoCash sebagai dompet digital Tokopedia.

Platform pembayaran digital Ovo milik Lippo Group resmi bekerja sama dengan Tokopedia.

Dari keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Minggu (4/11/2018), kerja sama dengan Tokopedia merupakan bagian dari strategi tiga pilar Ovo untuk mempromosikan pembayaran digital di Indonesia.

"Bekerja sama dengan para mitra merupakan cara paling efisien untuk menghadirkan semakin banyak tempat dimana konsumen dapat go cashless," jelas Harianto Gunawan, Director of Enterprise Payments Ovo.

"Setiap mitra yang bekerja sama dengan kami, membawa kami lebih dekat kepada tujuan kami untuk menjadikan pembayaran digital tersedia bagi siapa saja, di mana saja, dan kapan saja," imbuhnya.

Tiga pilar yang dimaksud adalah melalui toko ritel (mal, warung, toko kelontong, dan lainnya), layanan online-to-offline (O2O) melalui kemitraan dengan Grab, dan melalui e-commerce.

Kemitraan bersama Tokopedia akan menambahkan 80 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia ke dalam 60 juta basis pengguna OVO.

Baca: Tokocash Diganti Jadi Ovo, Ini Cara & Link Mengaktifkan Ovo

Baca: Per Agustus Jumlah Penduduk Riau Menganggur Capai 0,19 Juta, Bertambah 8,24 Ribu Orang

Baca: Promo JCO Indonesia Selama 3 Hari, Beli 2 Lusin Donat Hanya Rp 102 Ribu

"Kemitraan ini membawa kami satu langkah lebih dekat dengan misi kami mencapai pemerataan ekonomi secara digital," jelas Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia.

Melissa mengatakan bahwa kemitraan ini akan menambah lebih dari 4 juta mitra pedagang Tokopedia ke dalam jaringan merchant terdepan yang meliputi mal, warung, serta mitra GrabFood dan agen Kudo.

Sebelum akhirnya berganti ke Ovo Cash, dompet digital TokoCash sempat dibekukan oleh Bank Indonesia sejak September 2017 karena belum memiliki lisensi e-money.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved