Kampar

4 Usaha Waralaba Tanpa Izin di Kampar Ditutup Paksa

Tim Gabungan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kampar menyisir tempat usaha tanpa izin, Selasa.

4 Usaha Waralaba Tanpa Izin di Kampar Ditutup Paksa
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Tim Gabungan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kampar menyisir tempat usaha tanpa izin, Selasa (6/11/2018).

Tim yang dibagi tiga menyegel empat usaha waralaba di lokasi berbeda.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kampar, Ali Sabri menyebutkan, laporan sementara yang didapat ada empat usaha waralaba. Dua di antaranya disegel oleh tim yang dia pimpin.

"Dua di Bangkinang. Baru rekom (rekomendasi izin), izin belum keluar. Sudah beroperasi," ungkap Ali Sabri. Ia memimpin Tim III yang mencakup wilayah Bangkinang Kota sampai XIII Koto Kampar dan Kampar Kiri sekitarnya.

Baca: Kecamatan Rambah Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten Rohul, 4 Kali Berturut-turut

Tim I dipimpin Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kampar, Bustan. Bergerak ke wilayah Tapung, Tapung Hulu dan Tapung Hilir.

Sedangkan Tim II dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Hambali. Tim ini bergerak di Siak Hulu dan Tambang.

"Pak Bustan saya dengar menggembok juga itu. Pak Hambali di Siak Hulu juga," ujar Ali Sabri.

Selain waralaba, Ali Sabri menyebutkan, usaha perkebunan juga turut disisir. Tim yang dipimpinnya, kata dia, mendatangi PT. Ciliandra Perkasa di Desa Siabu Kecamatan Salo.

Baca: Debit Air PLTA Koto Panjang di Kampar Naik, Tinggi Bukaan Pintu Waduk Ditambah 20 Cm

Tim meminta semua perizinan ditunjukkan. Tak terkecuali Hak Guna Usaha (HGU).

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved