Inhu

Banjir Rendam Jalan, Deklarasi Tiga Pilar di Kantor Camat Batang Peranap Ditunda

Banjir yang merendam jalan menuju kantor Camat Batang Peranap, mengakibatkan pelaksanaan deklarasi tiga pilar menjadi tertunda.

Banjir Rendam Jalan, Deklarasi Tiga Pilar di Kantor Camat Batang Peranap Ditunda
Tribunpekanbaru/byntonsimanungkalit
Banjir merendam Desa Kuantan Tenang, Kecamatan Rakit Kulim, Inhu. Sebanyak 39 desa di Inhu terendam banjir akibat luapan air Sungai Indragiri 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Banjir yang merendam jalan menuju kantor Camat Batang Peranap, mengakibatkan pelaksanaan deklarasi tiga pilar menjadi tertunda.

Informasi yang diterima dari Camat Batang Peranap, Watno mestinya pelaksanaan deklarasi tiga pilar dilakukan pada Rabu (7/11/2018) pagi tadi.

"Mestinya dilaksanakan tadi pagi, namun karena banjir jadi tidak bisa lewat. Saya komunikasi dengan Kapolsek dan Danramilnya, terpaksa pelaksanaan deklarasi tiga pilar ditunda dulu," kata Watno.

 Baca: Banjir Melanda, Warga Redang Inhu Asyik Memancing di Halaman Rumah

Baca: 39 Desa di 6 Kecamatan di Inhu Terendam Banjir, Sebagian Siswa Diliburkan Sekolah

Watno juga tidak bisa memastikan kapan deklarasi tiga pilar itu akan dilaksanakan lagi. "Kita tunggu sampai banjir surut dulu," kata Watno. Watno menjelaskan jalan yang tergerus air sekitar setengah kilometer.

Sehingga warga yang tidak bisa melalui jalan, pihak Kecamatan Batang Peranap sudah menyiapkan pompong untuk membantu warga menyebrang jalan yang terendam banjir.

Watno menjelaskan bahwa Kecamatan Batang Peranap menjadi kecamatan yang terkahir melaksanakan deklarasi tiga pilar. Hal ini dilakukan guna menjaga kondusifitas jelang pelaksanan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang.

Sementara itu, Watno berkata di Kecamatan Batang Peranap terdapat lima desa yang terendam banjir. "Desa paling parah Desa Koto Tua dan Desa Pematang," katanya.

Baca: Empat Hari Banjir, Wakil Rakyat Kuansing Sebut Bantuan kepada Korban Lamban

Banjir sudah mulai merendam wilayah Kecamatan Batang Peranap semenjak Senin (5/11/2018) lalu. Namun Watno berkata tidak ada warga yang mengungsi. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved