Kepulauan Meranti

Diduga Tilap Uang KUR, Pegawai Bank Ditahan Jaksa

Diduga tilap uang Kredit Usaha Rakyat (KUR), pegawai bank di Kepulauan Meranti ditahan jaksa di Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti

Diduga Tilap Uang KUR, Pegawai Bank Ditahan Jaksa
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
Sosmed Tribun Pekanbaru 

Diduga Tilap Uang KUR, Pegawai Bank Ditahan Jaksa

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Diduga tilap uang Kredit Usaha Rakyat (KUR), pegawai bank di Kepulauan Meranti ditahan jaksa di Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti.

Tersangka berinisial DH ini diduga melakukan menilap dana KUR.

Baca: Beri Tausiyah Menghadap Sinar Matahari, Tampilan Ustaz Abdul Somad di Galus Aceh Ini Makin Kece

Baca: Beri Daya Tahan Lebih Baik pada Mesin, Pelumas LE Hadir di GIIAS Medan 2018

Tak tanggung-tanggung, aksi yang berlangsung sejak 2015-2016 tersebut merugikan BRI sebesr Rp1,7 miliar lebih.

Kepala Kejari Kepulauan Meranti, Budi Raharjo melalui Kasi Intel, Zia Ul Fattah Idris, Kamis (8/11/2018) mengungkapan, terungkapnya aksi tersangka tersebut setelah pihak BRI mengaudit sejumlah nasabah yang mengalami kredit macet.

Pada saat melakukan penagihan terhadap nasabah tersebut, ternyata di antara mereka sama sekali tidak menerima dana KUR yang dilaporkan oleh DH.

Sedangkan sebagiannya lagi mengaku menerima dana KUR, namun angsuran per bulannya sudah diserahkan oleh DH.

Baca: 250 Ribu Orang Bisa Teler Jika Narkoba Ini Beredar, Polda Riau Musnahkan Narkoba Bernilai Miliaran

Baca: HASIL AKHIR Kamboja vs Malaysia Grup A Piala AFF 2018, Tim Harimau Malaya Menang Tipis

"Ada 70 nasabah, ada yang tak terima KUR sama sekali dan ada yang sudah mengangsur namun tak disetor tersangka ke BRI," ujar Zia.

Zia mengatakan, dalam menjalankan aksinya DH tak sendiri, ia dibantu dengan seeorang rekannya yang berinisial FD.

Namun sejak dimulainya penyidikan, FD tak pernah memenuhi panggilan jaksa.

"Sampai rekannya ditetapkan jadi tersangka, FD tak kunjung datang. Rencananya kami akan memasukkan FD dalam daftar pencarian orang (DPO). (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved