Rokan Hulu

Lahan Pertanian Warga di Rohul Terendam Banjir, Ini Luasnya

Banjir yang melanda di beberapa kecamatan yang ada di Rohul, tidak hanya berimbas kepada pemukiman warga, namun juga berimbas ke lahan pertanian

Lahan Pertanian Warga di Rohul Terendam Banjir, Ini Luasnya
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Akibat meluapnya sungai batang Sosa dan Sungai Rokan, ratusan rumah di Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) dan Desa Ulak Patian, terendam di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sejak Sabtu (3/11/2018). 

Lahan Pertanian Warga di Rohul Terendam Banjir, Ini Luasnya

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Banjir yang melanda di beberapa kecamatan yang ada di Rokan Hulu (Rohul), tidak hanya berimbas kepada pemukiman warga, namun juga berimbas ke lahan pertanian masyarakat yang ada di Rohul.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Rohul, Mubrizal mengungkapkan, ada ‎sekitar 65 hektar lahan pertanian padi gogo di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rohul ikut terdampak bencana banjir.‎

Baca: Walikota Dumai Akui Penanganan Banjir di Dumai Butuh Waktu

Baca: Tour de Singkarak 2018 Etape 5 Makan Korban, Ibu dan Anak Ditabrak Mobil Logistik TdS

Ia mengatakan, meski terendam banjir, namun tanaman padi gogo milik petani belum sebabkan gagal panen atau puso.

"Berdasarkan laporan yang kita terima, akibat banjir yang terjadi sedikitnya ada 65 hektar tanaman padi darat atau padi gogo yang terendam banjir di beberapa kecamatan," katanya, kepada Tribunrohul.com, Kamis (8/11/2018).

Mubrizal menjelaskan, tanaman padi gogo petani yang terendam banjir banyak terjadi di empat kecamatan, yakni di Kecamatan Kepenuhan Hulu, Tambusai, Rambah Hilir, dan Kecamatan Rokan IV Koto.

Diakuinya, sebagian besar lahan padi gogo milik petani yang terendam, dekat dengan bantaran Sungai Batang Lubuh dan Sungai Rokan yang meluap di akhir Oktober dan awal November 2018.

Baca: PT KITB Teken MoU dengan BGMC Malaysia, Suharto Janjikan 2019 Infrastruktur Dibangun

Baca: Satpol PP dan Damkar Rohul Amankan Ratusan Botol Miras di Ujung Batu

‎"Saat banjir di akhir Oktober, tanaman padi gogo terendam banjir terjadi di Kecamatan Rokan IV Koto lebih kurang 17 hektar. Banjir kedua di awal November ini seluas 65 hektar, namun belum menyebabkan gagal panen atau puso," sebutnya.

Selain lahan tanaman padi gogo, terang Mubrizal, Dinas TPH Rohul juga menerima laporan lahan pertanian jagung sekitar 22 hektar milik masyarakat di Kecamatan Tambusai, berada di bantaran Sungai Batang Sosa juga dilaporkan terendam.

Dampak rendaman banjir tersebut, jelasnya, puluhan hektar tanaman jagung masyarakat berpotensi mengalami gagal panen atau puso, akibat meluapnya sungai setempat dalam beberapa hari.

"Sampai hari ini, untuk tanaman padi sawah masyarakat maupun kelompok tani kita belum mendapat laporan adanya terendam banjir. Karena banjir yang terjadi masih di sekitaran bantaran sungai, seperti Sungai Rokan, Batang Lubuh dan Sungai Sosa," pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved