Berita Riau

Panggil Bawaslu Riau untuk Hearing, Wakil Rakyat Curhat APK Mereka Diturun Paksa Panwaslu

Panggil Bawaslu Riau untuk hearing, wakil rakyat di DPRD Riau curhat tentang Alat Peraga Kampanye (APK) mereka diturun paksa Panwaslu

Panggil Bawaslu Riau untuk Hearing, Wakil Rakyat Curhat APK Mereka Diturun Paksa Panwaslu
Tribun Pekanbaru/Alexander
Panggil Bawaslu Riau untuk Hearing, Wakil Rakyat Curhat APK Mereka Diturun Paksa Panwaslu 

Panggil Bawaslu untuk Hearing, Wakil Rakyat Curhat APK Mereka Diturun Paksa Panwas

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUMPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Panggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk hearing, wakil rakyat di DPRD Riau curahkan isi hati (Curhat) tentang Alat Peraga Kampanye (APK) mereka diturun paksa Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Komisi I DPRD Riau memanggil pihak Bawaslu Riau dan Bawaslu Pekanbaru, terkait aturan tentang pemasagan Alat Peraga Kampanye (APK), Kamis (8/11) sore.

Baca: Keluarga Pasrah Mahmud Marzuki Belum Dianugerahi Pahlawan Nasional Tahun Ini

Baca: Tanoto Foundation Gandeng Kemendikbud Gelar Pelatihan Guru SMP dan MTs di Pekanbaru

Dalam ksempatan itu, hadir Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, anggota Bawaslu Riau, Amiruddin Sijaya, dan Ketua Bawaslu Pekanbaru, Indra Khalid Nasution.

Kehadiran 3 komisioner Bawaslu tersebut selain hearing, juga dimanfaatkan anggota Komisi I DPRD Riau untuk curhat, terkait keluhan mereka soal aturan baru tersebut, yang merugikan dinilai Caleg.

Salah seorang anggota Komisi I DPRD Riau, Yurnalis mengatakan, sebelum disosialisasikan aturan baru tersebut, dirinya telah mencetak Alat Peraga Kampanye (APK) pribadi berupa spanduk dan baliho.

Baca: Guru Asal Inhu Raih Juara I Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Madya Tingkat Nasional

Baca: Warga Sempat Tahan Truk Angkutan Kayu PT CSS, Konflik Warga Pauh Ranap dengan PT CSS

Ia mengaku tidak tahu aturan tersebut, dan juga tidak diberi tahu partai saat itu.

"Partai juga tak panggil kami, sementara saya sudah buat spanduk per kelurahan, yang ada suara saya di situ. Saya pasang
10 spanduk dan 5 baliho," kata Yurnalis dihadapan Bawaslu.

Namun tak lama setelah itu, APK yang dipasang politisi PPP itu kemudian diturunkan secara paksa oleh pihak pengawas Pemilu di tingkat bawah.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved