Berita Riau

Ungkap Dugaan Tipikor di Riau, BARA API Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Riau

Ungkap dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Riau, Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARA API) Riau unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau

Ungkap Dugaan Tipikor di Riau, BARA API Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Riau
Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan
Ungkap Dugaan Tipikor di Riau, BARA API Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Riau 

Ungkap Dugaan Tipikor di Riau, BARA API Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Riau

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Teddy Tarigan

TRIBUN PEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ungkap dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Riau, Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARA API) Riau unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau.

Puluhan masa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARA API) provinsi Riau melakukan unjuk rasa di depan kantor gubernur Riau, Kamis (8/11/2018).

Baca: Wakil Rakyat Sarankan Diskes Gandeng Disdik dan Tokoh Agama dalam Pelaksanaan Imunisasi Vaksin MR

Baca: Lima Hari Banjir, Ini Penyebab Bantuan Belum Sampai ke Korban Banjir di Kepenuhan

Aksi mereka terkait dugaan korupsi yang terjadi di sejumlah daerah di Riau dan melibatkan sejumlah oknum pemangku jabatan di sana.

Umri Hasibuan koordinator Lapangan aksi mengatakan bahwa sejumlah oknum tersebut adalah sekretaris daerah Rokan Hulu, kepala dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Rohil, mantan ketua KONI kabupaten Rokan Hulu, kepala badan Pemberdayaan Masyarakat (BPMD) Rokan Hulu dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau.

Dirinya mengatakan bahkan sejumlah pejabat kabupaten telah ditetapkan sebagai tersangka dan terperiksa dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan negara.

"Namun para terperiksa sampai saat ini belum juga ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kejaksaan negeri kabupaten maupun pihak penegak hukun yang berkompeten," ungkapnya.

Baca: Liga U-17 Askot PSSI Pekanbaru Respa Tekuk Yapora Pratama Tujuh Gol Tanpa Balas

Baca: HEBOH, Muncul Petisi Online Protes Passing Grade di Tes SKD CPNS 2018: Ada 14 Ribu Tandatangan

Dirinya meminta agar pemerintah provinsi Riau mendengarkan dan menyikapi aspirasi mereka, karena hal ini melibatkan sejumlah pejabat pemerintahan.

"Pak okt gubernur mohon untuk mendengarkan aspirasi kami dan menindaklanjutinya," ujar Umri.

Halaman
123
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved