Padang

Wagub Sumbar Nasrul Abit Ajak Daerah Tiru Pemko Payakumbuh Deklarasi Tolak LGBT di Ranah Minang

Sebanyak 19 ribu orang memiliki prilaku seks menyimpang LGBT di Sumatera Barat. Wakil Gubernur Sumbar ajak daerah deklarasi tolak LGBT di Ranah Minang

Wagub Sumbar Nasrul Abit Ajak Daerah Tiru Pemko Payakumbuh Deklarasi Tolak LGBT di Ranah Minang
Instagram Satpol PP Padang
10 wanita diduga lgbt diamankan petugas Satpol PP Padang Minggu (4/11/2018) 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, mengapresiasi Pemko Payakumbuh dan masyarakat yang telah mendeklarasikan diri tolak Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender (LGBT) di wilayah tersebut.

Orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar itu juga berharap apa yang dilakukan Pemko Payakumbuh beberapa waktu lalu itu, juga dapat diikuti oleh kabupaten dan kota lainnya yang ada di Provinsi Sumbar.

"Saya tunggu gerakan dari daerah dan masyarakat lainnya di Sumbar. Kepada ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai dan tokoh-tokoh masyarakat, mari satukan tekad untuk Sumbar yang lebih baik," kata Nasrul Abit kepada tribunpadang.com, Rabu (7/11/2018)

Harapan itu disampaikannya, kata Nasrul Abit melanjutkan, mengingat data yang didapat dari hasil tim Konselor Penelitian Perkembangan Penyakit HIV, diketahui bahwa angka prilaku sex menyimpang (LGBT,red) di Sumbar ada sekitar 19.000 orang.

"Menurut saya, angka ini cukup memprihatinkan dengan nilai-nilai budaya Sumbar yang berfilosofikan Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah. LGBT bukan budaya kita. Jadi, mari kita perangi LGBT," ungkap mantan Bupati Pesisir Selatan dua periode itu.

Baca: 10 Wanita Diduga LGBT Diamankan Satpol PP Padang, Terkuak Gara-gara Unggahan di Facebook

Baca: Satpol PP Padang Amankan 14 Wanita, 4 Pria dan 2 Waria Dalam Razia Pekat

Sejauh ini, sebut Nasrul Abit, memang belum ada payung hukum atau Perda soal penolakan LGBT di Ranah Minang ini.

Untuk itu, gerakan moral dari masyarakat lebih sangat diharapkan untuk memberantas LGBT di Sumbar.

Apalagi, kata Wagub, prilaku menyimpang dan sek bebas adalah penyebab utama berkembang penyakit HIV yang sangat membunuh manusia.

Bahkan, hingga kini belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit Aids dan HIV.

"Saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit Aids dan HIV. Jika sudah terkena hanya menunggu waktu pasien menunggu ajal. Jadi saya minta, mari kita bersama-sama perangi LGBT dan sec bebas di Sumbar ini," bebernya.

Menuturnya, LGBT dan seks bebas, termasuk penyakit masyarakat seperti narkorba, selain dapat menyebabkan penyakit Aids dan HIV, juga dapat memunculkan generasi yang tidak bertanggung jawab dan tak berkepribadian.

Baca: Ini Kronologi Lion Air Tabrak Tiang di Bandara Bengkulu, Versi Manajemen dan Saksi Mata

"Kemudian di samping itu, LGBT amat dibenci oleh Allah SWT. Jika ini dibiarkan, maka kelak akan dapat menimbulkan azab dari Allah SWT yang amat dahsyat yang tak diduga-duga datangnya. Jadi saya ulangi, mari perangi LGBT agar Sumbar aman dari azab Allah SWT," pungkasnya.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved