Bengkalis

Hartati Korban Penikaman di Talang Mandau Sudah Sadar, Pelaku Masih Dalam Penyelidikan Polisi

Pihak Kepolisian masih mengejar motif penikaman yang dilakukan pelaku. Karena sampai saat ini pelaku belum diamankan

Hartati Korban Penikaman di Talang Mandau Sudah Sadar, Pelaku Masih Dalam Penyelidikan Polisi
Istimewa
Korban Penusukan di Pinggir dirawat di Rumah Sakit Permata Hati 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Kondisi Hartati korban penikaman di Desa Tasik Serai kecamatan Talang Mandau Rabu kemarin saat ini mulai membaik. Hartati sudah sadar dan bisa berkomunikasi.

Hal ini diungkap Kapolsek Pinggir Kompol Ernis Sitinjak kepada tribunbengkalis.com, Jumat (9/11/2018) Siang.

Namun Pihak kepolisian belum bisa memintai keterangan korban sampai saat ini.

"Korban masih belum bersedia di ambil keterangan karena masih trauma. Dan masih dalam perawatan Rumah Sakit Permata Hati," pungkas Kompol Ernis.

Pihak Kepolisian masih mengejar motif penikaman yang dilakukan pelaku. Karena sampai saat ini pelaku belum diamankan dan dalam penyelidikan petugas.

"Pelaku masih dalam penyelidikan kita, dan masih melakukan pengungkapan yang diduga pelaku," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Seorang ibu rumah tangga menjadi korban penganiayaan di desa Tasik Serai kecamatan Talang Mandau Bengkalis. Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka berat dengan sejumlah luka tusukan badannya.

Korban diketahui bernama Hartati (46) saat ini sedang di rawat di Ruham Sakit Permata Hati. Saat ini korban belum bisa dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian.

Baca: Ibu Rumah Tangga di Talang Mandau Bengkalis Ditikam Tamu Saat Seorang Diri di Rumah

Baca: Ditikam Suami Sebanyak 46 Kali hingga Nyaris Tewas, Perempuan Ini Memilih Tetap Setia

Baca: Kronologi Suami Tikam Istri di Riau, Sri Sempat Tegur Riko Sebelum Dikejar dan Ditikam Badik 6 Kali

Korban ditikam pelaku saat berada di rumahnya, Selasa (7/11) malam. Penikaman terjadi ketika korban berada di rumah seorang diri sekitar pukul 22.00 WIB Rabu malam. Kemudian di datang seorang laki laki diketahui bernama IN alias Dono

Saat datang ke rumah Dono mencari suami korban. Dengan memanggilnya dari luar rumah. Korban yang saat itu di dalam rumah mengintip dari jendela.

Karena merasa mengenal orang yang mencari suaminya korban kemudian membuka pintu dan menyampaikan bahwa suaminya tidak di rumah. Korban mengatakan suaminya sedang di masjid. Mendengar jawaban tersebut Dono langsung melakukan penyerangan terhadap korban.

Akibat penyerangan tersebut korban mengalami luka tusukan sebanyak delapan tusukan. Meskipun tertusuk korban sempat melakukan perlawanan dengan mengigit jempol korban.

Karena serangan tersebut diduga pelaku mengalami luka pada jempol. Kemudian korban berteriak minta bantuan.(*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved