Pekanbaru

Ibu-ibu di Pekanbaru Keluhkan Harga Sayur Mahal

Dalam dua hari terakhir ini ibu-ibu rumah tangga di Kota Pekanbaru mengeluhkan mahalnya harga salur-sayuran.

Ibu-ibu di Pekanbaru Keluhkan Harga Sayur Mahal
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Pedagang sayur di satu pasar di Pekanbaru 

Laporan wartawan tribunpekanbaru.com Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam dua hari terakhir ini ibu-ibu rumah tangga di Kota Pekanbaru mengeluhkan mahalnya harga salur-sayuran.

Mereka berharap agar kondisi ini bisa diatasi segera karena kebutuhan sehari-hari.

Baca: Ini Upaya Facebook Hadapi Akun Palsu

Seperti misalnya harga bayam, kangkung dan sawi, biasanya dijual di pasaran harganya Rp5000 untuk tiga Ikat, namun sekarang harganya melambung menjadi perikatnya Rp3000 tentu kenaikannya sangat signifikan sekali.

Tiga jenis sayur itu merupakan sayur yang dihasilkan Provinsi Riau sendiri, begitu juga dengan sayur lainnya yang didatangkan dari Provinsi tetangga seperti wortel yang biasanya Rp7000 perkilonya kini naik menjadi Rp8000 perkilonya.

Begitu juga harga kentang yang biasanya Rp7000 kini naik jadi Rp8000.

Sayur lainnya seperti brokoli dan bunga kol juga mengalami kenaikan dari harga biasanya, rata-rata kenaikan dikisaran Rp1000.

Baca: 4 Kecamatan di Kabupaten Agam Sumbar Longsor, Hantam Rumah Warga Jelang Tengah Malam

Para pedagang di pasar mengaku kondisi ini disebabkan pasokan yang kurang, terutama untuk sayur kangkung, bayam yang dihasilkan dari Riau sendiri.

"Susah dapat sayur sekarang makanya harga mahal,"ujar Boru Manurung seorang pedagang di Pasar Kodim kepada Tribun Jumat (9/11).

Para pedagang itu juga mengaku berat menjual sayur hingga Rp3000 perikatnya, namun karena modal mereka juga besar, terpaksa mereka naikkan harga.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved