Kampar

Mahmud Marzuki Gagal Dianugerahi Pahlawan Nasional, Begini Respon Budayawan Kampar

Mahmud Marzuki Gagal Dianugerahi Pahlawan Nasional, Begini Respon Budayawan Kampar

Mahmud Marzuki Gagal Dianugerahi Pahlawan Nasional, Begini Respon Budayawan Kampar
Tribun Pekanbaru/Fernando Sihombing
Dua lukisan yang menggambarkan sikap heroik Mahmud Marzuki di Kampar 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Mahmud Marzuki dipastikan gagal dianugerahi Pahlawan Nasional tahun ini.

Presiden RI telah mengumumkan enam tokoh. Nama Mahmud tak masuk di dalamnya.

Abdul Latief Hasyim, Budayawan Kampar, telah mengetahui informasi ini.

Ia merupakan salah satu penyusun naskah rekam jejak Mahmud yang diusulkan ke Kementerian Sosial.

Latief juga membuat lukisan yang menggambarkan penyiksaan dialami Mahmud.

Berikut menyiapkan bukti-bukti sejarah perjuangan Mahmud melawan penjajah, pengibaran Merah Putih pertama sekali di Bangkinang pascaproklamasi dan bentuk perjuangannya.

"Iya. Jadi tahun ini gagal lagi. Gimana lagi?," kata Latief, Jumat (9/11/2018).

Baca: Mahmud Marzuki Gagal Dianugerahi Pahlawan Nasional,Tak Masuk Nama yang Diumumkan Presiden

Baca: Keluarga Pasrah Mahmud Marzuki Belum Dianugerahi Pahlawan Nasional Tahun Ini

Menurut dia, ada faktor tertentu yang menyebabkan tidak terpilihnya Mahmud sebagai Pahlawan Nasional pada tahun ini.

Pria bergelar Datuk Bagindo Persukuan Melayu Bendang ini enggan menyebutkan faktor itu secara gamblang.

Halaman
1234
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved