Pekanbaru

Pemilik Tiang Reklame Tidak Bayar Pajak, Bapenda Berikan Tenggat Waktu Satu Pekan

Bapenda Pekanbaru memberikan tenggat waktu selama satu pakan kepada pemilik tiang baliho yang tidak membayarkan pajaknya.

Pemilik Tiang Reklame Tidak Bayar Pajak, Bapenda Berikan Tenggat Waktu Satu Pekan
Istimewa
Petugas dari Badan Pendapan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru menyegel sejumlah tiang baliho yang berada di Jalan Tuanku Tambusai, Simpang Mal Ska, Jumat (9/11/2018). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru memberikan tenggat waktu selama satu pakan kepada pemilik tiang baliho yang tidak membayarkan pajaknya.

Tenggat waktu tersebut mulai berlaku setelah masing-masing tiang baliho disegel dan tempeli oleh petugas Bapenda dengan menggunakan spanduk yang berisi pemberitahuan kepada pemilik tiang baliho untuk segera membayarkan pajak reklamenya.

"Kita berikan waktu satu minggu untuk melunasi pajaknya. Kalau tidak dibayar pajaknya, maka kita akan copot iklanya," kata Kepala Bapenda Zulhelmi Arifin, Jumat (9/11/2018).

Baca: Banyak Keluhan Passing Grade Tes SKD CPNS 2018, Kemenpan RB: Dicarikan Solusinya yang Baik

Langkah tegas tersebut terpaksa dilakukan menyusul banyaknya tiang reklame di Pekanbaru yang tidak memiliki izin tayang dan tidak membayarkan pajaknya.

Sehingga keberadaan reklame tersebut disinyalir menjadi penyabab bocornya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Reklame.

Apalagi hingga saat ini realisasi PAD dari pajak reklame masih rendah jika dibangdingkan dengan realisasi 11 sektor pajak lainya.

"Inilah upaya kita untuk menggenjot PAD reklame. Sebab banyak pemilik reklame yang belum mengurus izinnya dan belum membayarkan pajaknya tapi iklanya sudah tayang," ujarnya.

Baca: 5 Fakta Claudio Martinez, Pemain Bola Alih Profesi Jadi Artis hingga Ditangkap Diduga Narkoba

Seperti diketahui, petugas dari Badan Pendapan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru menyegel sejumlah tiang baliho yang berada di Jalan Tuanku Tambusai, Simpang Mal Ska, Jumat (9/11/2018).

Petugas langsung menempelkan spanduk yang bertuliskan peringatan kepada pemilik tiang reklame untuk segera mengurus izin dan membayar pajaknya.

Sebab berdasarkan hasil pendataan pihak Bapenda, reklame tersebut tidak memiliki izin tayang. Sehingga keberadaan baliho tersebut ilegal karena tidak membayarkan pajaknya ke Pemerintah Kota Pekanbaru.

Baca: ‎Bobol Rekening Nasabah Rp 444 Juta, Mantan Teller Bank Dana Amanah Pelalawan Jalani Sidang Perdana

"Sudah kita petakan. Ada beberapa titik baliho yang tidak memiliki izin tayang. Mereka tidak membayar pajaknya. Sementara iklannya sudah ditanyang, ini jelas tidak boleh. Makanya kita lakukan penyegelan agar pemilik tiang segera mengurus izinya dan membayarkan pajak reklamenya," kata Zulhemi Arifin atau yang akrap disapa Ami ini. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved