Pekanbaru

Haru, Nenek Khadijah Meneteskan Air Mata Kedatangan Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru

Berulang kali nenek Khadijah mengusap air matanya menggunakan tisu, Jumat (9/11/2018) Tangis bahagianya tidak berhenti dihadapan Wakapolresta

Haru, Nenek Khadijah Meneteskan Air Mata Kedatangan Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru
ist
Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata bersama Tim JB dan nenek Khadijah 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Berulang kali nenek Khadijah mengusap air matanya menggunakan tisu, Jumat (9/11/2018)

Tangis bahagianya tidak berhenti dihadapan Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata.

mendapati nenek Khadijah yang masih dalam harusnya tersebut, Edy kemudian merangkulnya memberikan ketenangan pada nenek Khadijah.

Ya, nenek Khadijah seperti tidak percaya dengan apa yang ia terima hari itu.

Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata bersama  Tim JB dan nenek Khadijah
Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata bersama Tim JB dan nenek Khadijah (Ist)

Rombongan tim Jumat Barokah Polresta pekanbaru datang bersilaturrahmi dan membawakan nenek Khadijah sembako.

Nenek Khadijah yang tinggal di Jalan Manggis Kecamatan Bukitraya adalah seorang tukang urut.

Pekerjaan yang menjadi tumpuannya untuk bertahan hidup memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Terimakasih nak, telah datang ke rumah dan membantu nenek. Bantuan yang diberikan begitu berarti. Nenek tidak bisa membalas yang stara. Hanya doa nenek dalam setiap sholat bagi Kapolresta dan semua Polisi pekanbaru semuanya," ujar nenek Khadijah pelan.

Nenek Khadijah kembali mengusap air matanya atas rasa haru yang ia rasakan.

Edy kembali mendekap nenek Khadijah untuk menyemangatinya.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved