Berita Riau

Pertamina MOR I Resmikan BBM 1 Harga di Pelalawan

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali meresmikan program BBM 1 Harga di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau

Pertamina MOR I Resmikan BBM 1 Harga di Pelalawan
Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Pertamina MOR I Resmikan BBM 1 Harga di Pelalawan 

Pertamina MOR I Resmikan BBM 1 Harga di Pelalawan

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Persatuan Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Nasional (Pertamina) Marketing Operation Region (MOR) I kembali meresmikan program BBM 1 Harga di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Sejak tahun 2017, total sudah 18 SPBU BBM 1 Harga yang berhasil dioperasikan sementara oleh Pertamina MOR I untuk Wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) atau Wilayah 3T.

Baca: HASIL SKD Berbasis CAT CPNS 2018, BKN Regional XII akan Rilis Hasilnya Pekan Depan

Baca: Suka Main Solo, FDJ Cantik Asal Pekanbaru Ini Memulai Karir dari Hobi, Ini Foto Cantik dan Aksinya

General Manager Pertamina MOR I, Agustinus Santanu Basuki kepada Tribunpekanbaru.com pada Sabtu (10/11) mengatakan, wilayah Kabupaten Pelalawan mendapatkan suplay BBM dari Terminal BBM Sei Siak Pekanbaru yang memiliki jarak 4 jam waktu tempuh melalui jalur darat.

"Wilayah Kabupaten Pelalawan yang dikelilingi sungai dan perairan menyebabkan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan BBM dengan harga yg sama dengan di Kota. Untuk itu Pertamina segera melaksanakan realisasi program BBM 1 Harga di Kabupaten tersebut sehingga kebutuhan bahan bakar harga terjangkau masyarakat di wilayah tersebut dapat terpenuhi," tuturnya.

Peresmian program BBM 1 Harga di daerah tersebut dilakukan, Kamis (8/11).

Baca: Terbaring Tanpa Busana di Tempat Umum, Motif Pria Ini Bikin Polisi Geram Lalu Ditangkap

Baca: Potensi Banjir Beberapa Daerah di Riau Masih Ada Namun Tidak Signifikan

Dijelaskan Pertamina mengemban tugas dari pemerintah untuk melaksanakan program BBM 1 Harga di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sebelum adanya program BBM 1 Harga diketahui harga di wilayah dalam kategori 3T tersebut mencapai Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per liter.

"Melalui program BBM 1 Harga diharapkan dapat membantu masyarakat yang berada di lokasi 3T untuk menikmati bahan bakar dengan harga yang lebih terjangkau dan sama dengan saudaranya di daerah lain di luar Jawa," ujarnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengakselerasi pergerakan ekonomi setempat melalui akses mudah terhadap sumber energi.

Baca: Batas Pengesahan APBD Riau 2019 Tinggal 20 Hari, KUA PPAS RAPBD Riau 2019 Belum Ditandatangani

Baca: Hasil Liga Spanyol 10 November 2018, Real Valladolid Vs Eibar 0-0, Ini Update Klasemen

“Kami berharap melalui program BBM 1 Harga, dapat membantu program Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah 3T,” katanya.

Agustinus memohon dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya didaerah untuk kelancaran pelaksanaan program BBM Satu Harga sehingga keadilan energi dapat tercipta hingga ke pelosok negeri dengan lebih cepat. (*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved