Dumai

ZN Kedapatan Simpan Paket Sabu di Sol Sepatu, Terungkap Setelah Pemeriksaan Sinar X

Penyelundupkan sabu lewat akses Terminal Penumpang Pelindo Dumai kembali digagalkan, Jum'at sore kemarin.

ZN Kedapatan Simpan Paket Sabu di Sol Sepatu, Terungkap Setelah Pemeriksaan Sinar X
TribunPekanbaru/Fernando Sikumbang
ILUSTRASI - Penumpang tampak ramai di Ponton Terminal Penumpang Pelindo Dumai, Senin (1/1/2018). Penumpang rute luar negeri mendominasi. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Penyelundupkan sabu lewat akses Terminal Penumpang Pelindo Dumai kembali digagalkan, Jum'at (9/11/2018) sore kemarin.

Seorang pria asal Aceh Utara berinisial ZN kedapatan membawa paket sabu seberat 121 gram. Paket sabu disembunyikan pelaku di sol sepatunya.

Baca: Heboh Soal Air Rebusan Pembalut Jadi Narkoba, Ternyata Efek Tanaman Kecubung Lebih Mematikan

Informasi Tribundumai.com, aksi pelaku terbaca oleh petugas KPP Bea Cukai Dumai yang berjaga di sana. Pria 34 tahun itu datang ke Kota Dumai menumpang kapal ferry MV Mutiara Mas 3.

Ia naik kapal rute Muar-Dumai dan masuk melalui terminal kedatangan internasional.

Saat itu petugas mendapati gerak-gerik ZN mencurigakan. Maka petugas langsung memeriksa ZN bersama barang bawannya. Begitu juga sepatu milik ZN.

Petugas juga melakukan pemeriksaan sinar x terhadap sepatu ZN. Mereka mendapati dua benda mencurigakan di sepasang sepatu itu. Temuan ini membuat ZN panik dan nyaris melarikan diri.

Baca: Fakta Remaja Mabuk Rebusan Pembalut, Dipungut dari Sampah Hingga Mengandung Klorin

Mereka langsung mengamankan pria ini. Petugas pun merobek sol sepatu ZN. Petugas mendapati dua bungkusan hitam dalam dalamnya.

"Bungkusan ini ternyata beirisi sabu. Kami pun langsung berkordinasi dengan Satres Narkoba Polres Dumai," papar Kepala KPP Bea Cukai Dumai, Fuad Fauzi, Sabtu (10/11/2018) siang.

Menurutnya, ZN berencana mengedarkan diedarkan sabu itu ke Aceh Utara. Tapi petugas menggagalkannya lantara curiga dengan gerak-gerik ZN saat di terminal kedatangan internasional. ZN pun tidak dapat berbuat banyak sebab polisi sudah menahannya.

Fuad mengatakan bahwa ZN mengaku baru satu kali menyelundupkan sabu dengan modus ini. Tapi petugas tidak percaya begitu saja. Sebab dari rekam paspor, ZN sudah sering ke Malaysia.

"Jadi untuk sementara perannya itu sebagai kurir. Dia mau mengantar sabu sampai ke Aceh Utara," paparnya.

Baca: Suka Pedas? Anda Bisa Panjang Umur, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Fuad menambahkan bahwa pihak KPP Bea Cukai Dumai sudah melimpahkan kasus ini ke Mapolres Dumai. Mereka juga melakukan pengembangan bersama pasca kasus ini. Upaya ini adalah sinergi Polres Dumai dan KPP Bea Cukai Dumai.

ZN kini hanya bisa pasrah mendekam di ruang tahanan. Ia terjerat Pasal 102 huruf a Undang-Undang Kepabeanan jo Pasal 114 ayat 1 dan 2 Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang narkotika jo Pasal 55 KUHP. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved