Padang

2 Pasangan Diamankan Satpol PP Padang Saat Berduaan di Kamar Hotel, Tak Bisa Tunjukkan Buku Nikah

2 Pasangan Diamankan Satpol PP Padang Saat Berduaan di Kamar Hotel, Tak Bisa Tunjukkan Buku Nikah

2 Pasangan Diamankan Satpol PP Padang Saat Berduaan di Kamar Hotel, Tak Bisa Tunjukkan Buku Nikah
istimewa
Plt Kasat Pol PP Pasang Yadrison memberikan pengarahan kepada dua pasangan yang bukan suami istri di Mako Pol PP Padang usai diamankan dari kamar hotel 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dua pasangan yang bukan suami istri diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang di hotel berbeda yang ada di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat tersebut, Minggu (11/11/2018).

Diduga, kedua pasangan ilegal itu berbuat mesum di kamar hotel.

Saat diamankan petugas, pasangan tersebut ditemukan tengah berduaan di dalam kamar hotel saat petugas penegak Perda itu, merazia kamar hotel yang ada di Kecamatan Padang Barat tersebut.

Plt Kepala Satuan Pol PP Kota Padang Yadrison mengatakan, kedua pasangan yang bukan suami istri itu masing-masing berinisial DM (34) dengan pasangan wanitanya RS (32), dan inisial WC (33) dengan pasangan wanitanya berinisial FS (42).

"Kedua pasangan itu diamankan, karena saat kamar hotel tempat mereka menginap digeledah petugas, pasangan tersebut tidak bisa menunjukkan buku nikahnya kepada petugas, sebagai bukti bahwa mereka merupakan suami istri," kata Yadrison kepada tribunpadang.com, Minggu.

Baca: Sepasang Muda Mudi Mesum di Mobil, Anggota Satpol PP Pekanbaru Kaget Lihat Posisi Celana Sang Cewek

Baca: Grup WhatsApp Pelajar SMP di Bekasi Berisi Konten Porno, Isinya Video Panas hingga Ajakan Mesum

Kedua pasangan itu setelah diamankan, lanjutnya, langsung dibawa ke Mako Pol PP Kota Padang di Jalan Tan Malaka untuk dimintai keterangannya.

Keduanya kemudian baru dipulangkan, jika pihak keluarga dari masing-masing pasangan tersebut datang untuk menjemput.

Namun begitu, kata Yadrison, kedua pasangan ilegal tersebut tetap akan diminta membuat surat pernyataan untuk tidak lagi melakukan hal-hal negatif, seperti yang mereka lakukan dengan menyewa kamar hotel yang diduga untuk berbuat mesum.

"Kota Padang sebagai bagian dari Ranah Minang punya filosofi Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah. Jadi, kami tak akan biarkan ada oknum masyarakat atau pasangan ilegal yang berbuat tidak senonoh, apalagi sampai nginap di hotel dengan pasangan yang bukan muhrim," ujarnya.

Kepada orang tua, Yadrison juga mengimbau agar mereka lebih ketat lagi melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya, dan orang tua juga diharapkan untuk membekali anaknya dengan ilmu agama, supaya anak-anaknya ikuti atutan agama, sehingga tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif.

Baca: Dampak Longsor di Kabupaten Agam, Mobil Terkurung Longsor hingga Fuso Terguling ke Sawah

Baca: Amar Tak Kapok Main dengan King Kobra Meski Pernah Muntah Darah Usai Digigit Ular 

"Kebanyakan pasangan illegal yang berbuat mesum pada umumnya pemahaman agamanya rendah. Jadi, mudah terpengaruh untuk berbuat hal-hal yang negatif. Kemudian, faktor lingkungan yang buruk juga dapat mempengaruhi anak-anak untuk berbuat hal yang merugikan," bebernya.

Di Kota Padang, tambah Yadrison, sebagian besar pasangan ilegal yang diamankan Pol PP karena diduga berbuat mesum, adalah pasangan yang masih berstatus sebagai mahasiswa dan mahasiawi.

Untuk itu, Yadrison berharap agar orang tua juga memperhatikan dan mencukupi kebutuhan hidup anaknya di Kota tempat dia menempuh pendidikan.

"Orang tua jangan sampai lengah, terutama terhadap anak-anaknya yang perempuan. Jika dibiarkan begitu saja tanpa ada pengawasan atau kontrol, maka akan berdampak buruk terhadap diri anaknya, dan tentunya akan mencoreng nama baik keluarga," pungkas Yadrison.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved