Indragiri Hilir

Alami Pendarahan, Korban Penganiayaan di Inhil Ini Meninggal Dunia Sebelum Dirujuk

Alami pendarahan, korban penganiayaan di Indragiri Hilir (Inhil) bernama Asrin Saputra meninggal dunia sebelum dirujuk

Alami Pendarahan, Korban Penganiayaan di Inhil Ini Meninggal Dunia Sebelum Dirujuk
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadli
Alami Pendarahan, Korban Penganiayaan di Inhil Ini Meninggal Dunia Sebelum Dirujuk 

Alami Pendarahan, Inhil'>Korban Penganiayaan di Inhil Ini Meninggal Dunia Sebelum Dirujuk

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com, T Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, KATEMAN - Alami pendarahan, korban penganiayaan di Indragiri Hilir (Inhil) bernama Asrin Saputra meninggal dunia sebelum dirujuk.

Asrin Saputra dinyatakan meninggal dunia di RSUD Raja Musa Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (12/11/2018) sekira pukul 10.30 WIB.

Baca: 90 Persen Pendaftar Calon Komisioner KPU se-Riau adalah Mantan Komisioner

Baca: Banyak yang Tak Lulus SKD CPNS 2018, BKN Umumkan Kekosongan Jabatan Capai 90 Persen

Malang bagi Asrin, dirinya menghembuskan nafas terakhir sebelum sempat dirujuk akibat pendarahan yang dialami setelah menjadi korban tindak pidana Penganiayaan dengan pelaku MA (34), Minggu (11/11/2018) sekira Pukul 16.15 WIB.

“Akibat penganiayaan tersebut korban tidak sadarkan diri dan dirawat di RSUD Raja Musa Sungai Guntung,” ujar Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.IK, MH melalui keterangan tertulis Kassubag Humas Polres Inhil AKP Syafri Joni.

Berdasarkan perawatan medis oleh Tim Dokter RSUD Raja Musa Sungai Guntung, diketahui Korban mengalami luka memar di pelipis mata kiri akibat pukulan atau benturan benda tumpul.

Baca: Celebrating 7 Stand Up Pekanbaru Diramaikan Ratusan Penonton

Baca: Video: Live Streaming Indonesia vs Timor Leste Penyisihan Grup A Piala AFF 2018, Live RCTI

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami pendarahan, darah berulang kali keluar dari hidung dan mulut,” ungkap Kapolres.

Sementara itu pelaku MA dan barang bukti saat ini telah diamankan di Mapolsek Kateman.

“Sampai saat ini situasi aman dan terkendali,” pungkas Kapolres. (*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved