Rokan Hulu

Kepala Pelaksana BPBD ‎Rohul Sebut Banjir di RBS Sudah Mulai Surut

Banjir masih menggenangi desa Rantau Binuang Sakti (RBS) kecamatan Kepenuhan.

Kepala Pelaksana BPBD ‎Rohul Sebut Banjir di RBS Sudah Mulai Surut
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Akibat meluapnya sungai batang Sosa dan Sungai Rokan, ratusan rumah di Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) dan Desa Ulak Patian, terendam di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sejak Sabtu (3/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rokan Hulu (Rohul), Suparno menyebutkan bahwa banjir masih menggenangi desa Rantau Binuang Sakti (RBS) kecamatan Kepenuhan.

Ia menambahkan, banjir sudah menggenangi desa RBS sejak Sabtu (31/11/2018), hingga saat ini Senin (12/11/2018), namun banjir di RBS sudah berangsur surut lambat.

Baca: Tertelungkup di Bawah Jembatan Jondul Pekanbaru, Jasad Pria Berhasil Dievakuasi Walau Kondisi Licin

Diakuinya, banjir yang melanda RBS ini sudah bisa dilewati dengan kendaraan roda dua yang khusus, (trail), meskipun begitu jalur sungai masih bisa dilalui.

"Karena jalan darat masih belum bisa dilewati roda empay. Pihak desa meminta izin pemakaian speedboat hingga jalan bisa lewati, karena speedboat masih diperlukan saat ini," katanya, Senin (12/11/2018).

Saat ditanya apakah bantuan logistik sudah masuk di desa RBS, ‎Suparno mengaku, untuk bantuan logistik belum ada di salurkan oleh pihaknya, pasalnya logistik di BPBD dan di Disnsos masih kosong.

Baca: Dinyanyikan Via Vallen dengan Versi Dangdut, Ini Makna Lagu Sunset di Tanah Anarki

Lebih lanjut dijelaskanya, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinsos dan Ketahanan pangan Daerah, untuk mengajukan bantuan logistik yang kosong ke Pemerintah pusat.

‎"Saat ini stok logistik masih kosong, kalau sudah ada akan kita salurkan, kita juga sudah menginventarisir masyarakat yang terdampak banjir di RBS," imbuhnya.

‎Suparno menerang, untuk di desa ulak patian kecamatan Kepenuhan, banjir hanya menggangu akses masyarakat, rumah warga masih aman dari banjir.

"Kalau daerah lain, seperti Rambah, Tambusai, Bonai masih aman dari banjir hingga saat ini," imbuhnya.

Sementara, Pjs desa RBS Saiful Adnan mengaku, saat ini kondisi banjir sudah bengansur surut dan kondisi masyarakat sudah mulai beraktifitas seperti biasa.

"Kalau sepeda motor sudah bisa melalui jalan darat tapi sepeda motor trail lah, kalau sepeda motor biasa belum bisa," terangnya.

Baca: Piala AFF 2018 Timnas Indonesia vs Timor Leste: Skuat Timnas Diperkuat Keturunan Amerika Serikat

Diakuinya, terkait bantuan logistik masyarakat tidak berharap penuh, namun masyarakat RBS sangat berharap, pasca banjir jalan yang sempat digenangi banjir segera diperbaiki.

"Jadi kami sangat berharap Dinas terkait bisa segera memperbaiki jalan kami, supaya aktifitas masyarakat tidak terganggu. Yang penting jalan kami diperbaiki pak," pungkasnya.  (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved