Dumai

Hari Kedua Ops Yustisi 2018 di Dumai, 35 Warga Terjaring Razia KTP

Petugas gabungan kembali menjaring puluhan warga yang tidak dapat memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Selasa.

Hari Kedua Ops Yustisi 2018 di Dumai, 35 Warga Terjaring Razia KTP
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Petugas gabungan melakukan razia KTP di ruas Jalan Jendral Sudirman, Kota Dumai pada September 2018 silam. Tim gabungan kembali gelar razia KTP dalam Operasi Yustisi 2018, Senin (12/11/2018). Rencananya operasi berlangsung lima hari. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Petugas gabungan kembali menjaring puluhan warga yang tidak dapat memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Selasa (13/11/2018).

Ada 35 warga yang terjaring pada hari kedua Operasi Yustisi 2018 di Kota Dumai. Mereka terjaring di dua lokasi razia KTP.

Mereka menggelar razia di Jalan Diponegoro dan Jalan Budi Kemuliaan.

Baca: Polresta Pekanbaru Keluarkan 1.757 Surat Tilang 2 Pekan Operasi Zebra Muara Takus 2018 

Sebanyak 32 warga harus menjalani sidang karena terjaring dalam operasi ini. Sedangkan tiga orang lagi dibebaskan hakim karena membawa KTP non elektronik.

Tapi KTP ketiganya sudah masuk dalam Sistem Administrasi Kependudukan (SIAK) dan KTP tersebut masih berlaku.

"Jadi KTP lama ketiga warga itu masih berlaku. Maka ketiganya pun dibebaskan hakim," papar Kepala Satpol PP Dumai, Bambang Wardoyo kepada Tribun, Selasa siang.

Menurutnya, pihak satpol pp akan berkordinasi ke pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai terkait KTP non elektronik yang masih beredar.

Ia menyebut bahwa operasi ini juga melibatkan Disdukcapil Dumai. Sebab operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarkat agar tertib administrasi kependudukan.

Baca: Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Timor Timur di RCTI. Live Streaming Piala AFF 2018 Lewat Hape

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai, Suardi mengakui masih ada yang menggunakan KTP non elektronik.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved