Pelalawan

Kuatir Menimbulkan Korban Jiwa, BPBD Pelalawan Larang Warga Berenang di Lokasi Banjir

Banjir yang merendam beberapa wilayah di Kabupaten Pelalawan masih bertahan sampai Rabu (14/11/2018) pagi ini.

Kuatir Menimbulkan Korban Jiwa, BPBD Pelalawan Larang Warga Berenang di Lokasi Banjir
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Anak-anak bermain air dan berenang di lokasi banjir di Kabupaten Pelalawan. BPBD melarang warga untuk beraktifitas dan berenang di genangan air karena kuatir menimbulkan korban jiwa. 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Banjir yang merendam beberapa wilayah di Kabupaten Pelalawan masih bertahan sampai Rabu (14/11/2018) pagi ini. Ketinggian air setiap titik berbeda antara 30 sampai 70 centimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan mengimbau warga yang terkena dampak banjir agar meningkatkan kewaspadaannya. Jika sewaktu-waktu ketinggian air meningkat dibanding yang terjadi saat ini.

Baca: 5 Orang Tertimpa Tembok Pembatas Sekolah Ambruk di SDN 141 Pekanbaru, 1 Orang Tewas 5 Motor Remuk

Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di areal yang terendam banjir untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Termasuk berenang di lokasi banjir, khususnya bagi anak-anak. Kita kuatir menimbulkan korban jiwa," kata Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, kepada tribunpelalawan.com, Rabu (14/11/2018).

Anak-anak bermain air dan berenang di lokasi banjir di Kabupaten Pelalawan. BPBD melarang warga untuk beraktifitas dan berenang di genangan air karena kuatir menimbulkan korban jiwa.
Anak-anak bermain air dan berenang di lokasi banjir di Kabupaten Pelalawan. BPBD melarang warga untuk beraktifitas dan berenang di genangan air karena kuatir menimbulkan korban jiwa. (Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung)

Dijelaskannya, biasanya anak-anak suka jika musim banjir karena mereka bisa berenang dan bermain air. Acapkali pulang dari sekolah anak-anak tidak langsung pulang ke rumah, tapi bermain air dan mandi-mandi di areal banjir.

Baca: Terkait Proyek Rehab Gedung DPRD Pelalawan, Dinas PUPR Berikan Dua Opsi Ini

BPBD menekankan kepada orangtua, perangkat desa, dan pemerintah kecamatan memperketat pengawasan di lokasi banjir serta melarang untuk berenang. Pasalnya beberapa titik banjir didataran rendah cukup dalam dan bisa menengalamkan anak-anak.

"Arus air sungai juga cukup deras. Jika salah-salah akan terbawa arus," tandasnya.

BPBD terus memantau perkembangan banjir yang sudah melanda enam desa dan kelurahan di Pelalawan. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved