Pelalawan

Proyek Box Culvert Sebabkan Macet Jalintim Desa Kemang, Ketua DPRD : Kontraktor Tak Profesional

Pekerja sudah dua pekan membuat gorong-gorong itu dan selama itu pula pengendara merasakan kemacetan parah akibat sistem buka tutup jalan

Proyek Box Culvert Sebabkan Macet Jalintim Desa Kemang, Ketua DPRD : Kontraktor Tak Profesional
Tribunpekanbaru/Johannes
Antrean kendaraan, Rabu (14/11/2018) akibat pengerjaan Boc Culvert di Desa Kemang, Pelalawan. 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Kemacetan yang terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan akibat proyek pembangunan Box Culvert ditengah badan jalan dan masih berlangsung hingga Rabu (14/11/2018).

Menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Nasarudin SH MH, proyek pengerjaan Box culvert sangat lamban.

Pekerja sudah dua pekan membuat gorong-gorong itu dan selama itu pula pengendara merasakan kemacetan parah akibat sistem buka tutup jalan yang diberlakukan.

Baca: Polres Pelalawan Amankan 29 Paket Sabu dari Empat Tersangka yang Ditangkap di TKP Berbeda

Baca: Kuatir Menimbulkan Korban Jiwa, BPBD Pelalawan Larang Warga Berenang di Lokasi Banjir

Antrean Kendaraan mengular, baik dari Pangkalan Kerinci ke Sorek maupun dari Sorek ke Pangkalan Kerinci.

"Sudah dua minggu macet panjang. Kontraktornya tidak prosefional. Masak belum siap sampai sekarang ini," tutur Ketua Nasarudin dengan nada kesal kepada Tribunpelalawan.com, Rabu (14/11/2018).

Nasarudin menyatakan kontraktor mustinya bertanggungjawab atas kemacetan yang timbul sebagai efek proyek.

Bahkan ada kendaraan yang terguling akibat tak bisa menanjak lantaran kondisi medan jalan yang sulit.

Pekerjaan dinilai tidak maksimal sehingga prosesnya menalan waktu yang lama.

Baca: Terkait Proyek Rehab Gedung DPRD Pelalawan, Dinas PUPR Berikan Dua Opsi Ini

Baca: Enam Desa dan Kelurahan Terdampak Banjir di Pelalawan, BPBD: Status masih Siaga Bencana Banjir

Pengerjaan proyek yang lama ini juga disampaikan anggota DPRD Pelalawan lainnya, Abdul Muzakir.

Dirinya terjebak macet hingga tiga jam saat berangkat ke kantor.

Biasanya anggota komisi I ini menempuh perjalanan Sorek-Pangkalan Kerinci hanya satu jam.

Selama buka tutup jalan jarak tempuh jadi empat jam dan terkadang lebih.

"Itu (kontraktor) perlu didesak biar cepat selesai kerjaannya. Semakin lama selesai, semakin lama warga pengguna jalan teraniaya," tandasnya.(*)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved