Rokan Hulu

KRONOLOGIS Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darusslam, Ibu Korban Sempat Minta Tolong

Kronologi bocah di terkam buaya dan ditemukan sudah meninggal di Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)

KRONOLOGIS Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darusslam, Ibu Korban Sempat Minta Tolong
Tribunpekanbaru/Donnykusumaputra
Bocah Diterkam Buaya di Rohul Riau ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Jasad Rahmad ditemukan setelah 4,5 jam pencarian. 

KRONOLOGIS Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darusslam, Ibu Korban Sempat Minta Tolong

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL. COM, PASIRPANGARAIAN - Kronologi bocah di terkam buaya dan ditemukan sudah meninggal di Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Setelah dilakukan pencarian kurang lebih 4,5 jam, bocah laki-laki berusia‎ 7 tahun bernama Rahmad di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussaalam, Kabupaten Rohul akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Baca: Bisa karena Biasa, Gadis asal Pekanbaru Ini Kini Menjadi Motivator

Baca: Debit Air dari Hulu Stabil, Permukaan Sungai Kampar di Hilir Waduk PLTA Koto Panjang Naik

Kapolres Rohul, AKBP M Hasyim Risahondua, melalui Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi SH kepada Tribunrohul.com menerangkan, kronologis kejadian yang menimpa Rahmad Andika Saputra yang berumur 7 tahun, di Dusun Satu Harapan Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul.

Ia menambahan, informasi kejadian naas tersebut berawal sekitar ‎pukul 09.00 WIB pada Kamis (15/11/2018), Rahmad permisi kepada ibunya yakni Ayu Lestari.

Baca: Ramalan Zodiak Jumat 16 November 2018: ARIES Mulai Stres Karena Masalah Keuangannya

Baca: Jelang Akhir Tahun dan Natal 2018, Ini Kata Pertamina Terkait Ketersediaan BBM

Rahmad minta izin untuk mandi berenang di depan teras rumahnya yang merupakan rumah panggung, dan pada saat itu teras rumahnya sedang banjir.

"Kemudian, saat korban akan naik ke teras rumah tiba-tiba ibu korban ‎melihat ada gelombang air yang cukup besar dan seketika korban hilang dalam air," katanya, kamis (15/11/2018).

Diakuinya, melihat kejadian yang menimpa putranya tersebut, ibu korban berteriak meminta tolong kepada suaminya yang bernama Darman Laia, namun setelah dilakukan pencarian korban tidak ditemukan.

Baca: Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Ditangkap: Pakai Alat Apa HS Habisi Korban?

Baca: Sering Hujan, Dua Desa Bengkalis Rawan Tergenang Air Luapan Sungai

Iptu Riza menjelaskan, setelah melakukan pencarian di sekitar Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), beberapa orang saksi yang ikut melakukan pencarian mengaku melihat seekor buaya kurang lebih 200 meter dari TKP.

Melalui proses pencarian melibatkan tim gabungan, baik polisi, TNI, BPBD Rohul, dan dibantu warga‎, sekitr 4,5 Jam, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis siang sekitar pukul 13.20 WIB.

Diakuinya, korban ditemukan tepatnya di jembatan memasuki rumah korban lebih kurang 20 meter, dengan kondisi korban luka robek di bagian perut, dada sebelah kanan, dan punggung sebelah kanan.

Baca: Dewan Pengupahan Bengkalis Usulkan Kenaikan UMK 2019 sekitar 2,95 persen dari UMK tahun 2018

Baca: Jadwal Padam Listrik Tanggal 15 - 19 November 2018, PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan

"Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Sontang untuk dilakukan visum. Akan tetapi pihak keluarga menolak dilakukan outopsi terhadap korban, dengan membuat pernyataan penolakan ‎outopsi," sebutnya.

‎Iptu Riza menghimbau kepada orangtua untuk menjaga anak-anaknya, jangan tinggalkan anak bermain sendiri tanpa pengawasan orangtua karena akan berakibat fatal.

"Tingkatkan kewaspadaan baik terhadap keluarga maupun lingkungan, jangan sampai lenga," himbaunya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved