Rokan Hulu

Disos P3A Rohul Akui Telah Menyalurkan Bantuan Kaki Palsu Bagi Penyandang Disabilitas

Penyaluran bantuan bagi penyandang disabilitas usulan dari pemerintah desa setiap tahun.

Disos P3A Rohul Akui Telah Menyalurkan Bantuan Kaki Palsu Bagi Penyandang Disabilitas
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Melalui Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial (RPS) pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dosis P3A) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), setiap tahunnya salurkan bantuan bagi penyandang disabilitas usulan dari pemerintah desa.

Disebutkan Kepala Disos P3A Rohul, Ruslan melalui Sekretaris April Liyadi mengungkapkan, melalui APBD Rohul 2018 pihaknya telah menganggarkan bantuan kepada penyandang disablitas 4 unit kaki palsu, 15 unit alat bantu dengar, 10 unit kursi roda serta 8 unit tongkat penyangga.

"Kaki palsu sudah kita salurkan ke 4 penyandang disablitas, sedangkan bantuan alat bantu dengar, tongkat penyangga dan kursi roda menunggu pencairan dana," katanya, Jumat (16/11/2018).

Baca: Hanya 35 Tim Lokal yang Ikut Siak International Serindit Boat Race II 2018

Ia menambahakan, ke empat warga penerima bantuan kaki palsu tersebut, langsung pihaknya antar ke tempat pembuatan kaki palsu di bawah Kementrian Sosial RI di Solo.

"Penyandang disabilitas tersebut, selama 4 hari juga diberi pelatihan penggunaan kaki palsu, dan bantuan ini gratis baik pembuatan kaki palsu hingga ke pelatihan di Solo selama 4 hari.

Termasuk kita datangkan langsung tim pengukur kaki palsu ke Rohul, dan semuanya dianggarkan melalui APBD Rohul 2018," terangnya.

April menerangkan, kegiatan rutin setiap tahunnya disalurkan berdasarkan proposal dari desa. Seperti pendanaan bantuan kaki palsu, sudah dianggarkan satu paketnya mulai pengukuran, pembuatan kaki palsu hingga training atau dilatih menyesuaikan kaki ke penerima bantuan.

Baca: Ustaz Abdul Somad Disambut Teriakan Takbir Saat Datangi Masjid Raudhatussalihin

Diakuinya, bantuan diberikan terbatas, karena kuota seperti bantuan kaki palsu tahun ini hanya bisa disalurkan untuk 4 orang. Termasuk kursi roda, alat bantu dengar dan tongkat Pegangan.

Bukan hanya itu saja, tambahnya, pihaknya juga memfasiltasi dalam melaksanakan kegiatan untuk orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dengan cara membawa ODGJ ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) pekanbaru berkerjasama dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul yang merupakan tenaga teknis.

"Disos P3A Rohul disini hanya mengantarnya saja atau memfasilitasi saja," ungkapnya.

Diterangkanya, untuk 1 unit kaki palsu karena sudah bekerjasama dengan UPT di bawah Kemensos RI yakni Rp8 juta. Sementara, bila kaki palsu yang dibeli secara pribadi di Pekanbaru bisa capai Rp15 juta per unitnya.

"Tiga item bantaun lagi, kursi roda, tongkat penyangga dan alat bantu dengar masih menunggu pencairan dana. Bantuan diberikan, sesuai proposal yang diusulkan dari desa ke kita, namun karena terbatasnya anggaran APBD Rohul maka belum seluruhnya kita bisa akomodir namun bertahap dan dilaksanakan setiap tahunnya," jelasnya.

Baca: Live Bola PSS Sleman vs Persita Tangerang Liga 2 2018 15.30 WIB, PSS Sleman Wajib Menang!

Dirinya berpesan ke masyarakat Rohul, siapa saja bisa mengusulkan bantuan bagi penyandang disablitas melalui proposal yang disampaikan desa. Karena, setiap tahunnya pihaknya akan menganggarkan bantuan khusus bagi penyandang disabilitas. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved