Indragiri Hilir

HARIMAU SUMATERA Masuk Pemukiman dan Terjepit, Tim BBKSDA Buat Lubang untuk Evakuasi

Harimau Sumatera yang terjepit di bawah kolong rumah toko (ruko) di kilometer 00, Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil)

HARIMAU SUMATERA Masuk Pemukiman dan Terjepit, Tim BBKSDA Buat Lubang untuk Evakuasi
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli
HARIMAU SUMATERA Masuk Pemukiman dan Terjepit, Tim BBKSDA Buat Lubang untuk Evakuasi 

HARIMAU SUMATERA Masuk Pemukiman dan Terjepit, Tim BBKSDA Buat Lubang untuk Evakuasi

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com, T Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, PULAU BURUNG - Harimau Sumatera yang terjepit di bawah kolong rumah toko (ruko) di kilometer 00, Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih belum bisa dievakuasi.

Tim BBKSDA Riau bersama aparat setempat dan masyarakat masih mencari cara untuk mengevakuasi Harimau Sumatera itu.

Baca: TERUNGKAP, Orangtua Jasad Bayi Laki-laki dalam Tas Misterius di dalam Mobil

Baca: UPDATE, HS Pelaku Pembunuhan Satu keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rumah Orangtuanya di Riau

Hingga Jumat (16/11/2018) sore, proses evakuasi dilakukan dengan membuat lubang yang lebih besar mengingat posisi harimau yang berada di tempat yang sempit.

“Petugas masih mencari celah untuk melakukan penembakan bius. Sementara posisi harimau masih berada di kolong ruko yang sempit, sehingga harimau sulit untuk bergerak,” imbuh Camat Pulau Burung, M. Yusuf.

Selain mencari celah membidikkan bius, tim evakuasi juga telah berupaya membobol lantai ruko dengan ukuran lebih besar, karena tinggi lantai dari tanah sekitar 10 sentimeter.

Baca: Diduga KUMPUL KEBO, 4 Wanita dan 2 Pria Diamankan Satpol PP Padang dari Dalam Kamar Kos

Baca: Capai Puluhan Miliar, Ini Jumlah Anggaran Pengelolaan Sampah di Pekanbaru Tahun 2019

Oleh karena itu, tim harus menunda penembakan bius untuk sementara imi, karena ingin memodifikasi dan mengecilkan kandang trap (box trap).

“Kandang yang ada cukup besar dengan berat 800 kilogram. Setelah ini akan dilakukan ditembak bius," jelas Yusuf.

Sebelumnya, Kamis (25/11/2018), petugas BBKSDA Riau sudah sempat menembakan bius hingga harimau sumatera tergeletak.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved