Bengkalis

Satpolair Polres Bengkalis Evaluasi FKPM Perairan di Kecamatan Bantan

Satpolair Polres Bengkalis melakukan pertemuan dengan FKPM Perairan di Desa Selat Baru Kecamatan Bantan

Satpolair Polres Bengkalis Evaluasi FKPM Perairan di Kecamatan Bantan
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Satpolair Polres Bengkalis Evaluasi FKPM Perairan di Kecamatan Bantan 

Satpolair Polres Bengkalis Kunjungi FKPM Perairan di Bantan, Evaluasi setelah Dibentuk Empat Bulan Lalu

Laporan Wartawan Tribunbengkalis.com, Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Satuan Polisi Perairan (Satpolair)Polres Bengkalis melakukan pertemuan dengan Forum Kemitraan Perpolisian Masyarakat (FKPM) Perairan di Desa Selat Baru Kecamatan Bantan, Jumat (16/11) menjelang siang.

Pertemuan ini merupakan evaluasi setelah empat bulan diresmikannya FKPM di kecamatan Bantan.

Baca: MIRIS, Ada Sekolah Tidak Layak di Pekanbaru, Ini Jumlahnya

Baca: DPRD Kepulauan Meranti Minta U-Turn Jalan Pramuka Ditambah

Pertemuan dihadiri langsung Nelayan yang tergabung dengan FKPM Perairan Siakap terdiri dari sembilan desa di kecamatan Bantan.

Serta di sambut langsung Kasatpolair Polres Bengkalis AKP Yudhi Franata SIK dan Kapolsek Bantan AKP Johari.

Dalam pertemuan tersebut, para nelayan bersama Satpolair Polres Bengkalis membahas permasalahan yang di hadapi nelayan setelah pembentukan FKPM Perairan ini.

Dari hasil pertemuan dengan FKPM Perairan ini mereka menyampaikan konflik antar nelayan sudah tidak terjadi lagi.

Baca: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: Sering Dihina Korban Sampai Dibangunkan dengan Kaki

Baca: Ini Data Rumah dan Warga yang Terdampak Banjir di 9 Desa dan Kelurahan di Pelalawan

"Kedepan kita harapkan tidak ada lagi konflik nelayan di kecamatan Bantan ini. Bisa diselesaikan bersama melalui FKPM Perairan," terang Kasatpolair.

Selain itu, dengan FKPM Perairan ini, pihak Satpolair terus memfasilitasi pembuatan pas kecil untuk izin berlayar nelayan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved