Pelalawan

‎Penggunaan Anggaran Kurang dari Dua Bulan, Padahal Serapan APBD Pelalawan Masih Minim

Serapan APBD 2018 Pelalawan secara keseluruhan mencapai 59,88 persen per tanggal 9 November lalu dari total Rp 1,4 Triliun lebih.

‎Penggunaan Anggaran Kurang dari Dua Bulan, Padahal Serapan APBD Pelalawan Masih Minim
Net
Ilustrasi 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Masa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan tahun 2018 kurang dari bulan lagi, padahal realisasi APBD masih minim.

Berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan serapan APBD 2018 secara keseluruhan mencapai 59,88 persen per tanggal 9 November lalu dari total Rp 1,4 Triliun lebih. Tentu angka ini belum sesuai dengan target yang seharusnya dicapai oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Kita selalu melakukan evaluasi terhadap realisasi anggaran setiap awal bulan bersama semua instansi. Ini memang belum sesuai target kita," ungkap Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, Atmonadi, kepada tribunpelalawan.cocm, Minggu (18/11/2018).

Baca: ‎Delapan Desa dari Tiga Kecamatan di Pelalawan Dilantik Pekan Ini, Dua Kecamatan Lainnya Ditunda

Atmonadi merincikan, realisasi total APBD berkisar Rp 845.495.4949.389,65 atau 55,61 persen. Dengan pembagian realisasi Belanja Tidak Langsung (BTL) berkisar Rp 540.874.335.663 atau 67,49 persen dari keseluruhan BTL. Sedangkan Belanja Langsung (BL) masih Rp 304.621.158.726,65 atau 42,36 persen dari seluruh BL yang dianggarkan.

Atmonadi menekankan, setiap Kepala OPD yang ada segera melakukan upaya percepatan pelaksanaan kegiatan yang telah dianggarkan. Kemudian meningkatkan pengawasan terhadap proyek maupun program yang dibiayaai APBD.

Baca: Harga Tiket & Live Streaming Liga 2 Semen Padang vs PS Kalteng: Laga Hidup Mati Menuju Liga 1

Termasuk meingkatkan pengawasan serta evaluasi semua kegiatan fisik maupun nonfisik untuk mempercepat terlaksananya kegiatan secara optimal.

"Sekarang tinggal satu setengah bulan atau kurang dari dua bulan. Jangan berleha-leha lagi. Semua OPD harus menggesa programnya," tandas Atmonadi.

Diterangkannya, disisi lain rencahnya serapan APBD diakibatkan beberapa proyek fisik yang menyedot anggaran besar masih proses pengerjaan oleh kontraktor pemenangnya.

Baca: Keseruan Kopdar Member TFC Premium, Bisa Daftar Jadi Anggota dan Nikmati Fasilitas Gratis 100 Juta

Proses pencairan sama sekali belum diajukan dan diproses di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan.

Biasanya menjelang akhir tahun nanti, semua proyek pembangunan sudah selesai dan dicairkan 100 persen. Realisasi anggaran otomatis akan meningkat drastis, termasuk kegiatan non fisik lainnya. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved