Indragiri Hilir

Harimau Sumatera yang Terperangkap di Kolong Ruko di Inhil Kini Sudah Sampai di Kandang Rehabilitasi

Kepala BBKSDA Riau Suharyono, menjelaskan perihal kondisi Harimau Sumatera yang terperangkap di kolong ruko di Pulau Burung beberapa waktu lalu.

Harimau Sumatera yang Terperangkap di Kolong Ruko di Inhil Kini Sudah Sampai di Kandang Rehabilitasi
DOK BBKSDA Riau
Harimau Sumatera yang terperangkap di kolong Ruko di Inhil kini sudah sampai di kandang rehabilitasi. Foto diambil ketika hewan itu masih berada di dalam lorong saat dilakukan upaya pembiusan oleh tim BBKSDA Riau 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, menjelaskan perihal kondisi Harimau Sumatera yang terperangkap di kolong ruko di daerah Pulau Burung, Inhil, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Suharyono, Senin (19/11/2018), Harimau Sumatera tersebut pada Minggu pagi kemarin, sudah sampai di kandang rehabilitasi.

Baca: VIDEO: Detik-detik Evakuasi Harimau yang Terjebak Diantara Ruko Pemukiman Warga di Inhil Riau

Baca: Atan Bintang, Nama untuk Harimau Sumatera yang Terjebak di Kolong Ruko Pulau Burung, Beratnya 80 Kg

Di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera (PRHS) di Dharmasraya, Sumatera Barat.

"Kondisinya cukup sehat, meski sedikit stres dan dehidrasi. Tapi sifat liar dan aktifnya masih sangat kuat," katanya.

Sambil menjalani pemulihan, Harimau Sumatera ini akan diobservasi.

"Akan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh terhadap Harimau Sumatera. Identifikasi identitas fisik, pengambilan sampel darah," ungkap Suharyono.

Baca: Ungkap Kepribadianmu Melalui Posisi Tidur, Bagaimanakah Karaktermu yang Sebenarnya?

Observasi beber dia, akan dilakukan selama 2 pekan, atau 14 hari.

Nanti tim dokter yang akan mengambil kesimpulan tentang kondisi Harimau Sumatera berjenis kelamin jantan itu.

"Baru nanti kita tentukan langkah berikutnya. Sehingga nanti saat kita rilis (lepasliarkan.red) kondisinya benar-benar sudah memungkinkan," sebut Kepala BBKSDA.

Harimau Sumatera ini sendiri termasuk jenis harimau yang hidup di daerah rawa, di habitatnya di Inhil.

"Nanti juga akan kita bawa air rawa untuk minumnya, karena kebiasaan dia hidup di rawa," tandasnya. (*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved