Indragiri Hilir

Lapas Tembilahan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Pesan Kalapas Kepada Warga Binaan

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klass II A Tembilahan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Lapas Tembilahan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Pesan Kalapas Kepada Warga Binaan
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli
Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taubah Lapas klass II A Tembilahan, Selasa (20/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klass II A Tembilahan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid At Taubah Lapas Klass IIA Tembilahan, Selasa (20/11/2018).

Sebanyak 100 Warga Binaan Permasyarakat (WBP) yang terdiri dari 20 WBP wanita dan 80 WBP pria tampak antusias mengikuti peringatan Maulid Nabi yang menghadirkan penceramah Ustadz Zuhaimi, S.Ag dari Kantor Kemenag Inhil.

Baca: Ancam Sebar Video Panas yang Direkam Diam-diam, Pria LGBT Ini Peras Korban Ratusan Juta

Tidak hanya WBP, Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Klass II A Tembilahan beserta para pejabat dan staf Lapas Tembilahan juga turut hanyut mendengarkan ceramah agaman yang berjudul “Memperkuat Hubungan Silatuhrahim Sesama Dan Mentauladani Sifat Perilaku Rasulullah Muhammad SAW.

Kalapas Klass II A Tembilahan Agus Pritiatno, BC IP, SH, MH menuturkan, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW memang setiap tahun dilaksanakan di lingkungan Lapas dan rutan seluruh Indonesia sesuai himbauan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI.

“Ceramah aja dalam rangka Maulid Nabi, tujuan kegiatan tersebut tidak lain yakni untuk meningkatkan keimanan terutama bagi warga binaan dan petugas lapas,” ujar pria yang akrab disapa Agus ini.

Baca: Jadwal Mati Lampu Pekanbaru Hari Ini Rabu 21/11/2018, PLN Lakukan Pembenahan Tiang Miring

Melalui kegiatan seperti ini, Agus berharap agar WBP semakin menyadari kesalahan melalui pendekatan-pendekatan keagamaan agar selalu ikhlas dengan apa yang telah di takdirkan, serta lebih mendekati diri kepada Allah SWT dengan tidak meninggalkan shalat 5 waktu.

“Harapannya baik kepada seluruh WBP dan pegawai yang ikut dapat meneladani dan mencontoh sikap keteladanan dari Rasullullah Muhammad SAW. Khususnya WBP agar lebih khusyuk lagi beribadah, berzikir dan mengikuti kegiatan keagamaan yang telah di tetapkan,” pungkas mantan Kalapas Bengkalis ini. (*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved