Dumai

Peringatan HUT Arhanud dan HUT Den Arhanud Rudal 004 Berlangsung Sederhana

Syukuran memperingati HUT ke-72 Arhanud dan HUT ke-28 Den Arhanud Rudal 004, Sabtu.

Peringatan HUT Arhanud dan HUT Den Arhanud Rudal 004 Berlangsung Sederhana
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Komandan Den Arhanud Rudal 004/Dumai, Mayor (arh) Gede Henry Widyastana menyerahkan potongan tumpeng kepada Pasi Ops Kodim 0320/Dumai, Kapten (inf) Yusli dalam syukuran Peringatan HUT Arhanud dan HUT Den Arhanud Rudal 004 Dumai. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Para prajurit dan keluarga besar Detasemen Pertahanan Udara (Den Arhanud) Rudal 004 Dumai berbaur jadi satu dalam syukuran memperingati HUT ke-72 Arhanud dan HUT ke-28 Den Arhanud Rudal 004, Sabtu (24/11/2018) kemarin.

Syukuran berlangsung sederhana di Markas Den Arhanud Rudal 004, Bagan Besar, Kota Dumai.

Prosesi pemotongan tumpeng mewarnai syukuran itu. Komandan Den Arhanud Rudal 004/Dumai, Mayor (arh) Gede Henry Widyastana menyerahkan potongan tumpeng kepada prajurit termuda dan tertua di markas itu.

Baca: FOTO: BEM Universitas Riau Aksi Damai Peringati Hari Guru

Ia juga menyerahkan potongan tumpeng kepada prajurit yang pernah bertugas di detasemen tersebut.

"Di usia yang semakin dewasa dan matang, saya mengajak seluruh prajurit bisa menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang," papar Henry dalam sambutannya.

Menurutnya, momen ini adalah perayaan sederhana. Para prajurit duduk bersama dengan keluarga besar Den Arhanud di Kota Dumai. Mereka juga memberi penghargaan pada momen istimewa tersebut.

Ada dua nama prajurit yang gugur kini diabadikan sebagai nama aula dan lapangan di markas tersebut. Penghargaan pertama kepada Pratu Wahyudi. Ia meninggal dalam tugas pemadaman kebakaran hutan di Kabupaten Rokan Hilir pada tahun 2016 silam.

Baca: Para Modifikator Berkompetisi di Ajang Custom Maxi 2.0

Kini namanya diabadikan menjadi nama aula di markas Den Arhanud Rudal 004 yakni Aula Wahyudi. Lalu mereka juga membuat prasasti untuk penghormatan kepada Serda Wira Anugrah Sitorus yang gugur beberapa waktu lalu. Namanya diabadikan menjadi nama lapangan futsal di markas tersebut.

"Kita abadikan nama-nama itu sebagai pengingat bahwa kita pernah memiliki saudara yang bertugas dengan sungguh-sungguh. Maka kita beri penghargaan atas dedikasi mereka," ulasnya. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved