Indragiri Hilir

5 Rumah di Indragiri Hilir Terbawa Tanah Longsor, Umar Berteriak Melihat Rumah Ambruk

5 rumah di Indragiri Hilir, Riau, Indonesia terbawa tanah longsor pada Minggu (25/11/2018) malam, dan Umar si penyewa rumah berteriak

5 Rumah di Indragiri Hilir Terbawa Tanah Longsor, Umar Berteriak Melihat Rumah Ambruk
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli
5 Rumah di Indragiri Hilir Terbawa Tanah Longsor, Umar Berteriak Melihat Rumah Ambruk 

5 Rumah di Indragiri Hilir Terbawa Tanah Longsor, Umar Berteriak Melihat Rumah Ambruk

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com, T Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TANAH MERAH - 5 rumah di Indragiri Hilir, Riau, Indonesia terbawa tanah longsor pada Minggu (25/11/2018) malam, dan Umar si penyewa rumah berteriak melihat rumah sewanya ambruk.

Umar (45) langsung berlari ke atas dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar, setelah melihat rumah yang disewanya dan beberapa unit rumah lainnya ambruk akibat tanah longsor.

Baca: DOOOR! Seorang Pelaku Jambret Mahasiswi UMRI di Pekanbaru Ditembak Polisi

Baca: Jambret yang Sebabkan Mahasiswi Koma Itu Ternyata Beraksi Tidak Seorang Diri, Begini Kronologinya!

Sebelumnya, sekira pukul 23.00 WIB, Umar yang sedang duduk di depan rumah mendengar suara papan pecah dari arah belakang rumah.

Mendengar hal tersebut, Umar langsung mengecek ke belakang rumahnya, namun tidak ditemukan tanah retak yang merupakan tanda-tanda akan terjadinya longsor.

5 Rumah di Indragiri Hilir Terbawa Tanah Longsor, Umar Berteriak Melihat Rumah Ambruk
5 Rumah di Indragiri Hilir Terbawa Tanah Longsor, Umar Berteriak Melihat Rumah Ambruk (Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli)

Setelah itu Umar turun ke pompongnya untuk membuang air yang ada di dalam pompongnya, pada saat itulah Umar melihat bencana tanah longsor tersebut terjadi.

Rumah yang ditempati Umar, merupakan satu di antara 5 unit rumah yang mengalami musibah tanah longsor di Jalan AEC RT.002 RW.005 Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 6 KK yang terdiri dari 17 jiwa terancam tidak memiliki tempat tinggal.

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.IK, MH melalui Kapolsek Tanah Merah, Iptu Liber Nainggolan menuturkan, dalam kejadian musibah tanah longsor tersebut tidak terdapat korban jiwa, kerugian ditaksir sekitar lebih kurang Rp. 200 juta.

Baca: Ini Dia Ria Winata, DJ Seksi yang Didekati Pria Tajir, Ditawari Mobil Mewah Agar Mau Jadi Kekasih

Baca: Wakil Bupati Dilantik Jadi Ketua Harian DPD II Golkar Kampar

Menurut Kapolsek, dugaan awal terjadinya musibah tanah longsor disebabkan oleh abrasi air sungai, hal ini dikarenakan pemukiman rumah masyarakat yang mengalami musibah longsor berada disepanjang pinggir sungai Kuala Enok.

“Pada saat terjadinya musibah tanah longsor, air dalam keadaan sedang surut kering,” ujar Kapolsek melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/11/2018).

Hingga saat ini tim dari BPBD Kabupaten Inhil, pemerintah Kecamatan Tanah Merah dan Polsek Tanah Merah serta masyarakat setempat sedang melakukan pendataan terhadap identitas pemilik rumah dan mengevakuasi barang-barang milik pemilik rumah yang masih bisa diselamatkan.

“Sedangkan terhadap warga pemilik rumah yang mengalami musibah tanah longsor, di tempatkan di rumah kerabat dan di rumah masyarakat di sekitar TKP tanah longsor,” pungkasnya.

Berikut data Polsek Tanah Merah terhadap identitas pemilik rumah yang mengalami rusak berat pada musibah tanah longsor :
1. H. DG. Pasauk (75).
2. H. Muhammar Nur (65) atau Umar (45) (Penyewa rumah).
3. Mariam (70).
4. H. Hamsan Sanusi (54).
5. H. DG. Pasauk (75) atau YALI (40) (Penyewa rumah). (*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved