Kampar

Rapat di Cafe, Ini Penjelasan Rakhman Chan Terkait Islah DPC APDESI Kampar yang Dicapai

Islah dicapai dalam rapat di salah satu Cafe di Pekanbaru, Minggu (25/11/2018) malam.

Rapat di Cafe, Ini Penjelasan Rakhman Chan Terkait Islah DPC APDESI Kampar yang Dicapai
Istimewa
Berita acara islah DPC APDESI Kampar 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Ketua DPC APDESI Kampar, Abdoel Rakhman Chan versi Ketua DPP, Sunardi Buyung membenarkan islah antara dirinya dengan Herman Moyan, Ketua APDESI Kampar versi Ketua DPP, Sindawa Tarang.

Islah dicapai dalam rapat di salah satu Cafe di Pekanbaru, Minggu (25/11/2018) malam.

Rakhman menjelaskan penjajakan islah tersebut. Awalnya, ia menghubungi Herman pada Minggu sore. Kemudian disepakati pertemuan antara kedua kubu.

"Rupanya selama ini, mereka (kubu Herman) sudah menunggu. Mereka menghargai saya sebagai senior," ungkapnya, Senin (26/11) pagi.

Baca: Intip Foto-foto Lamaran Adly Fairuz dan Angbeen Rishi, Pakai Adat India

Menurut Rakhman, rapat itu dihadiri beberapa unsur pengurus kabupaten dan kecamatan. Ia mengatakan, semua sepakat menyatukan kembali organisasi Pemerintahan Desa yang sudah lama pecah.

"Permintaan saya diakomodir. Sama-sama mengakomodir. Akhirnya kita sepakat," ujar Rakhman. Pada Muscab yang akan digelar pada Selasa (27/11/2018), kedua kubu dilebur. Sedianya Muscab digelar kubu Herman Moyan.

Rakhman menjelaskan, Muscab APDESI idealnya terdiri dari 23 pemilik suara. Terdiri dari 21 perwakilan Pengurus Kecamatan, 1 suara milik DPC dan 1 suara milik DPD Riau.

Pada Muscab nanti, kedua kubu sama-sama memiliki hak suara. Sehingga Pengurus Kecamatan menjadi 42 suara dan DPD menjadi 2 suara.‎ "Jadi ada 45 suara. DPD Riau tetap 1 suara," ungkap Rakhman.

Di samping itu, undangan Muscab yang sudah sempat beredar dirubah. Rakhman menjelaskan, undangan yang semula hanya ada tanda tangan Herman Moyan, dirubah dengan mencantumkan tanda tangannya juga.

Baca: Drama Korea (Drakor) Clean With Passion For Now dan Bad Detective Tayang Perdana 26/11/2018

"Sama seperti konsep (islah) di pusat. Jadi Muscab bersama. Ketua DPC yang mengundang, ada nama saya dan Herman," ujar Kepala Desa Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu ini. Seperti diketahui, dualisme APDESI di pusat juga sudah islah. Ditandai dengan pelaksanaan kegiatan bersama.

Kegiatan itu bertajuk Workshop dan Silaturahmi Nasional Pemerintah Desa se-Indonesia. Acara ini digelar di Tangerang, Banten pada Rabu sampai Jumat (28-30/11/2018). (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved