Pelalawan

Ini Alasan Pansel Rekom Syafri Jadi Dirut BUMD Tuah Sekata Pelalawan Walau Pernah Terjerat Hukum

Pansel Dirut BUMD Tuah Sekata Kab Pelalawan ternyata punya alasan mengapa merekomendasikan Syafri untuk menjadi Dirut.

Ini Alasan Pansel Rekom Syafri Jadi Dirut BUMD Tuah Sekata Pelalawan Walau Pernah Terjerat Hukum
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Calon Dirut BUMD Tuah Sekata Pelalawan 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Panitia seleksi (Pansel) Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Kab Pelalawan merekomendasikan Syafri untuk menjadi Dirut.

Padahal Syafri pernah terjerat dalam kasus korupsi.

Sekda Pelelawan Tengku Mukhlis membenarkan rekomendasi Pansel tersebut. Hasil rekomendasikan Pansel sudah diterima pihaknya.

"Memang benar dia (Syafri) yang direkomendasikan Pansel," kata Tengku Mukhlis, Selasa (27/11/2018).

Baca: Jadwal Live Laga Kandidat Juara Liga 1, Bali United Vs Persija - Bhayangkara FC Vs PSM Makassar

Terkait dengan status Syafri yang pernah terjerat dalam kasus korupsi, Tengku Mukhlis mengatakan pihaknya juga melibatkan pihak kejaksaan dalam tim seleksi.

Pansel Dirut BUMD Tuah Sekata diisi wakil Ketua Atmonadi, unsur akademisi yakni Prof Detri Karya, Yanwa Arif M.Psi dari psikolog, dan Panca Setyo Prihatin S.IP M.Si.

Sedangkan dari unsur pemerintah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan Tengku Mukhlis dan Asisten II Sekda Atmona, serta H Abdullah dari perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dari tiga calon, Syafri menempati peringkat teratas dalam penilaian Pansel. Sehingga Syafri yang direkom menjadi Dirut.

Baca: Baterai Ponsel Kamu Cepat Terkuras, Bisa Saja Penyebabnya 7 Hal Ini, Coba Cek

Sementara itu, seorang anggota Pansel mengatakan Syafri terpilih karena mengungguli dua calon lainnya. Peringkat kedua ditempati Tengku Efi syahputra S.Sos dan paling bontot yakni Aswan SH.

Halaman
12
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved