Pekanbaru

Jikalahari Ajak Masyarakat Jangan Pilih Caleg Paku Atribut di Batang Pohon

Masih banyak baliho dan spanduk calon yang dipaku di batang pohon pinggir jalan di Riau.

Jikalahari Ajak Masyarakat Jangan Pilih Caleg Paku Atribut di Batang Pohon
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Ilustrasi - Pohon 

Laporan wartawan tribunpekanbaru.com Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepedulian sejumlah calon legislatif terhadap lingkungan masih rendah.

Hal ini terlihat masih banyaknya baliho dan spanduk calon yang dipaku di batang pohon pinggir jalan di Riau.

Mereka tidak sadar merusak pohon yang ditanam sebagai pelindung tersebut.

Pantauan Tribunpekanbaru.com juga masih terlihat banyak Atribut atau Alat Peraga Kampanye (APK) Calon Legislatif yang dipasang dengan cara memaku batang pohon di Kota Pekanbaru, diantaranya di Jalan Parit Indah, Jalan Lintas Timur, Jalan Hangtuah dan beberapa jalan lainnya.

Baca: Disangka Teroris, Inilah Kronologi Hotman Paris Ditangkap Polisi di Italia

Masyarakat bahkan mempertanyakan perilaku caleg yang masih memasang APK dengan merusak pohon tersebut karena dianggap tidak peduli.

"Kok masih ada ya, padahal memelihara pohon itu susah, ini malah dipaku kan rusak," ujar Irma seorang warga Pekanbaru kesal adanya APK dipaku dibatang pohon.

Wakil Kordinator Jaringan Kerja Penyelamatan Hutan Riau (Jikalahari) Okto Yugo Setio mengajak masyarakat di Riau untuk tidak memilih calon legislatif yang merusak lingkungan dengan memaku batang pohon.

"Caleg yang melakukan demikian pantas untuk tidak dipilih. Jadi masyarakat jangan memilih itu, ditandai orangnya, "ujar Okto Yugo Setio kepada Tribun Minggu (2/12).

Okto menambahkan pemasangan APK sekarang dilakukan oleh KPU sehingga tidak perlu lagi Caleg memasang APK sendiri. Kemudian yang, sebagai calon wakil rakyat dan pemimpin harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved