Dumai

40 Ekor Harimau Sumatera Hidup di Hutan Senepis Riau, Warga Diminta Berhati-hati

Sebanyak 40 ekor harimau Sumatera hidup di Hutan Senepis perbatasan Dumai-Rokan Hilir, Riau, Indonesia, warga diminta berhati-hati

40 Ekor Harimau Sumatera Hidup di Hutan Senepis Riau, Warga Diminta Berhati-hati
Youtube
Harimau Sumatera masih berkembang biak di kawasan hutan Sumatera, khususnya di hutan alam Riau. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau dan LSM perlindungan satwa liar WWF merilis video perkembangbiakan harimau sumatera tersebut. 40 Ekor Harimau Sumatera Hidup di Hutan Senepis Riau, Warga Diminta Berhati-hati. 

40 Ekor Harimau Sumatera Hidup di Hutan Senepis Riau, Warga Diminta Berhati-hati

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syahrul Ramadhan

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Sebanyak 40 ekor harimau Sumatera hidup di Hutan Senepis perbatasan Dumai-Rokan Hilir, Riau, Indonesia, warga diminta berhati-hati.

Rimba Satwa Foundation (RSF) menyebut, populasi harimau Sumatera di Hutan Senepis tidak kurang dari 40 ekor.

Baca: KISAH Wanita Cantik Asal Pekanbaru Jadi Pengusaha, Bimbing Ekonomi Kreatif Anak Muda

Baca: LINK Pengumuman Hasil SKD CPNS 2018 di Pemkab Rokan Hulu, Peserta SKB Resmi Diumumkan

Koordinator RSF di Dumai, Dedek Ragil kepada Tribundumai.com pada Senin (3/12/2018) menyebutkan, jumlah harimau Sumatera tersebut diperkirakan terus berkurang hingga saat ini akibat pembalakan hutan yang terus terjadi di kawasan Hutan Senepis.

Seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) ditemukan mati di Muara Lembu, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Hewan langka itu terkena jerat di bagian pinggang dan bangkainya ditemukai menggantung di pinggir jurang. 40 Ekor Harimau Sumatera Hidup di Hutan Senepis Riau, Warga Diminta Berhati-hati
Seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) ditemukan mati di Muara Lembu, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Hewan langka itu terkena jerat di bagian pinggang dan bangkainya ditemukai menggantung di pinggir jurang. 40 Ekor Harimau Sumatera Hidup di Hutan Senepis Riau, Warga Diminta Berhati-hati (Istimewa)

"Berdasarkan data yang dihimpun tahun 2015 lalu jumlah satwa harimau Sumatera di Hutan Senepis berkisar antara 25 sampai 40 ekor paling banyak," ungkap Dedek.

Disampaikannya, kawasan Hutan Senepis yang memiliki luasan lebih dari 300 ribu hektar itu sudah dibagi menjadi beberapa kawasan pengelolaan hutan mulai dari HTI, HPH dan HGU.

Berkurangnya kawasan alami dari hutan Senepis menyebabkan banyak satwa kehilangan rumah untuk menjaga populasinya tetap berlangsung secara alami.

"Berkurangnya kawasan lahan di Senepis menyebabkan pergeseran satwa untuk bertahan hidup. Tak jarang pula, kami dengar ada beberapa satwa yang sampai masuk ke daerah pemukiman masyarakat," sebutnya.

Baca: Fly Over Pekanbaru Terancam Mangkrak Jika Kontraktor Tidak Selesaikan Tahun Ini

Baca: Jembatan Siak IV Pekanbaru Januari Wajib Selesai, Capaian Pembangunan Baru 65 Persen

Dilanjutkannya, RSF saat ini fokus untuk melakukan monitoring terhadap kawasan tersebut dengan cara mengingatkan masyarakat sekitar SenepIs akan populasi harimau disana.

Proses Nekropsi dilakukan terhadap bangkai seekor Harimau Sumatera di Kantor BBKSDA Riau, Pekanbaru, Rabu (26/9/2018). 40 Ekor Harimau Sumatera Hidup di Hutan Senepis Riau, Warga Diminta Berhati-hati. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY)
Proses Nekropsi dilakukan terhadap bangkai seekor Harimau Sumatera di Kantor BBKSDA Riau, Pekanbaru, Rabu (26/9/2018). 40 Ekor Harimau Sumatera Hidup di Hutan Senepis Riau, Warga Diminta Berhati-hati. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)

"Salah satu cara kita adalah melakukan sosialisasi dengan cara memasang plang himbauan agar masyarakat berhati-hati jika memasuki bagian hutan tertentu di Senepis," pungkas Dedek.

Halaman
123
Penulis: Syahrul
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved