Kampar

Aroziduha Laiya Warga Perhentian Raja Ditemukan Tergantung di Pohon Mangga

Aroziduha Laiya warga Afdeling I Desa Hangtuah, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Riau, Indonesia ditemukan tergantung di pohon mangga

Aroziduha Laiya Warga Perhentian Raja Ditemukan Tergantung di Pohon Mangga
Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Aroziduha Laiya Warga Perhentian Raja Ditemukan Tergantung di Pohon Mangga 

Aroziduha Laiya Warga Perhentian Raja Ditemukan Tergantung di Pohon Mangga

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU, KAMPAR - Aroziduha Laiya warga Afdeling I Desa Hangtuah, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Riau, Indonesia ditemukan tergantung di pohon mangga.

Aroziduha Laiya ditemukan warga tergantung sudah menjadi mayat, diduga pria berumur 36 tahun ini gantung diri di pohon mangga tersebut.

Baca: 10 Mayat Ditemukan Mengapung di Perairan Riau, Pertanda Apakah Ini?

Baca: 10 Fakta Mengejutkan dari 10 Mayat Ditemukan Mengapung di Perairan Riau, Nomor 5 Temukan Uang Jutaan

Aroziduha Laiya yang ditemukan tergantung tersebut diketahui bekerja sebagai Buruh Harian Lepas di kebun PTPN V Sei Pagar Kecamatan Perhentian Raja.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 06.30 Wib oleh rekan kerja korban, Nuryanto yang baru bangun tidur.

Menurut penjelasan saksi, teman serumah Aroziduha Laiya tersebut, dirinya saat bangun tidur menuju keluar rumah, ketika melihat ke samping rumahnya tampak sesosok tubuh tergantung di pohon mangga.

"Saat melihat tubuh tergantung itu, merasa takut saya memanggil rekan lainnya bernama November Gule untuk bersama melihat tubuh yang tergantung di pohon mangga tersebut. Setelah dicek ternyata tubuh yang tergantung itu adalah teman saya Aroziduha Laiya dan sudah dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Nuryanto.

Baca: Kisah Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Penari, Bayarannya Bisa Menambah Pundi Keuangannya

Baca: Fly Over Pekanbaru Tak Selesai, Kontraktor Terancam Didenda, Ini Aturan Jelasnya

Ia mengatakan, saat itu ia melihat korban mengenakan baju berwarna biru lengan panjang bertuliskan Holland dan memakai celana training pendek warna biru les putih.

"Saat saya melihat lehernya dalam keadaan terikat tali berwarna orange serta lidah korban terjulur keluar," ceritanya.

Kapolsek Perhentian Raja, Iptu Zulfatriano SH kepada Tribunpekanbaru.com mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga ke personil piket, dan dirinya langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

Personel Polsek Perhentian Raja langsung melakukan olah TKP, mendata saksi dan mengumpulkan keterangan serta melakukan penyelidikan atas kejadian ini.

"Kita sudah mengevakuasi mayat yang tergantung tersebut dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan visum atau otopsi guna mengetahui penyebab pasti atas kematian korban," katanya.

Baca: DAFTAR Ulang SKB Berbasis CAT Pelamar CPNS 2018 di Pemkab Kampar Dimulai, Ini Jadwal dan Syaratnya

Baca: Presiden RI Joko Widodo Datang ke Riau Diundur, LAM Riau Beri Gelar Adat, Ini Tanggal dan Gelarnya

Kapolres Kampar, AKBP Andri Ananta Yudhistira saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

"Menurut keterangan Kapolsek Perhentian Raja dari hasil pengamatan terhadap jasad korban tidak ada tanda-tanda akibat kekerasan, namun pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motiv apa yang menyebabkan korban hingga nekat bunuh diri," tutupnya. (*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved