Riau Region

Ratusan Mahasiswa FGPMIP Ini Basah Kuyup Menunggu Kedatangan Ketua DPRD Riau

Ada cerita menarik saat ratusan mahasiswa mengadakan unjuk rasa di Gedung DPRD Riau, Rabu (05/12/2018). Mereka basah kuyup menunggu Ketua DPRD Riau.

Ratusan Mahasiswa FGPMIP Ini Basah Kuyup Menunggu Kedatangan Ketua DPRD Riau
Tribunpekanbaru
Meski diguyur hujan, seratusan mahasiswa yang tergabung dalam FGPMIP masih bertahan di depan pintu gerbang Kantor DPRD Riau menunggu anggota dewan. 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM- Ada cerita menarik saat ratusan mahasiswa mengadakan unjuk rasa di Gedung DPRD Riau, Rabu (05/12/2018). 

Mereka basah kuyup menunggu Ketua DPRD Riau.

Meski basah kuyup diguyur hujan, seratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Gerakan Pemuda Mahasiwa Inhil Pekanbaru (FGPMIP) tetap bertahan di pintu gerbang Kantor DRPD Riau, Rabu (5/12/2018) saat ingin menyampaikan aspirasi mereka.

Baca: Mahasiswa Inhil Datangi DPRD Riau Saat Anggota Dewan Reses, Kapolsek Bujuk Peserta Aksi Bubar

Mereka enggan membubarkan diri hingga Ketua DPRD Riau, Septina Primawati Rusli dan anggota DRPD Riau yang berasal dari Kabupaten Inhil menemui dan menampung tuntutan mereka.

Korlap aksi massa, Asrul Asyari mengaku kesal lantaran hingga tubuh mereka basah kuyup, ketua dan sejumlah anggota DRPD Riau tak menemui mereka.

Padahal, para aksi massa ingin meminta para wakil rakyat memperhatikan nasib petani kelapa di Kabupaten Inhil yang harga kelapa di sana dikuasai oleh tengkulak.

Baca: Aksi Mahasiswa dan Pemuda Inhil Pekanbaru ke DPRD Riau ternyata Demo Jilid 2

Baca: Tuntut Stabilkan Harga Kelapa Mahasiswa dan Pemuda Inhil Jalan Kaki Menuju DPRD Riau

"Di gedung DPRD banyak putra-puteri dari Kabupaten Inhil. Buk Septina dan 7 anggota merupakan anak Inhil, namun satupun dari mereka tak ada yang menemui kami," ujar Asrul.

Asrul mengatakan, kedatangan mereka hanya ingin mendengar pernyataan sikap kalangan dewan yang menyejukkan hari para petani.

Ia berharap DPRD yang berasal dari Inhil menginisiasi pembentukan Perda terkait tata niaga kelapa di Riau.

"Tidak hanya untuk Inhil saja, melainkan seluruh petani kelapa di Riau. Nasib mereka saat ini sama," ujarnya.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved