Padang

Buka Kongres PII di Padang Wapres Jusuf Kalla Ingatkan Insinyur: Jepang Sudah Mulai Industri 5.0

JK berharap agar Insinyur dapat meningkatkan kreativitas, produktivitas serta nilai tambah.

Buka Kongres PII di Padang Wapres Jusuf Kalla Ingatkan Insinyur: Jepang Sudah Mulai Industri 5.0
tribunpekanbaru/rikisuardi
Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, meresmikan pembukaan Kongres Persatuan Insinyur Indonesia (PII) ke- XXI yang digelar di Grand Inna Muara Hotel, Padang, Kamis (6/12/2018). 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PADANG - Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, meresmikan pembukaan Kongres Persatuan Insinyur Indonesia (PII) ke- XXI yang digelar di Grand Inna Muara Hotel, Padang, Kamis (6/12/2018).

Pada pembukaan kongres yang berlangsung hingga 7 Desember itu, JK, sapaan akrab Wapres, berharap agar para insinyur terus melakukan inovasi, terutama soal pangan, karena Indonesia sudah ketinggalan dari negara yang sedang berkembang lainnya.

"Indonesia masih saja berdebat terus mengenai komoditas pangan seperti jagung dan beras. Indonesia juga masih belum banyak berbicara tentang revolusi Industri 4.0. Sementara, Jepang sudah mulai membahas untuk memulai Industri 5.0," katanya.

Baca: Wapres Jusuf Kalla Tegaskan KKB yang Bunuh 19 Pekerja Trans Papua Harus Ditangkap

Baca: Petinggi Huawei Ditangkap saat Transit di Kanada

Baca: Foto Anak Aktris Ini Dimanfaatkan Orang Tak Dikenal untuk Menipu

Untuk itu melalui para Insinyur, JK berharap agar Insinyur dapat meningkatkan kreativitas, produktivitas serta nilai tambah. 

Namun jika itu tidak dilakukan, maka Indonesia dipastikan dapat tertinggal satu generasi dari negara Jepang.

"Saat ini Jepang sudah bicara bagaimana cara memulai Industri 5.0. Sedangkan kita, masih belum banyak bicara soal revolusi industri 4.0. Jadi saat ini, kita bisa saja tertinggal satu generasi dengan Jepang," ujarnya.

Kalla juga menjelaskan soal revolusi Industri 4.0 itu. Untuk revolusi industri 0.1, kata Kalla, Indonesia saat ini masih berkutat dengan industri seperti mekanisasi pertanian.

Kemudian industri 2.0, soal penggunaan ban berjalan.

Lalu industri 3.0, yaitu yang dimulai mengandalkan komputer.

Baca: Yusuf, Mahasiswa S2 yang Sebar Foto Tanpa Busana 6 Mantannya ke Situs Porno Akhirnya Ditangkap

Baca: Mateo Kovacic Dijual Permenen ke Chelsea, Tottenham Berpeluang Dapatkan Jasanya

"Sementara revolusi industri 4.0, mengutamakan sistem kerja robotik dan Internet of Things (IoT). Revolusi industri 4.0 inilah yang saat ini di Indonesia masih belum banyak dibicarakan," tutupnya.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved