Berita Riau

Hari Ini Bawaslu Panggil Caleg DPRD Noviwaldy Jusman Dugaan Pemberian Materi

Ketua Bawaslu Pekanbaru Indra Khalid Nasution mengatakan pihaknya hari ini, Kamis, memanggil Noviwaldy untuk diperiksa

Hari Ini Bawaslu Panggil Caleg DPRD Noviwaldy Jusman Dugaan Pemberian Materi
Istimewa
ILUSTRASI - Fot diambil saat Pleno Bawaslu Riau bersama Gakkumdu 

Laporan wartawan tribunpekanbaru.com Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru Indra Khalid Nasution mengatakan pihaknya hari ini Kamis (6/12/2018) memanggil Caleg dari partai Demokrat Noviwaldy Jusman untuk diperiksa.

Pemanggilan ini terkait laporan warga ke Bawaslu adanya dugaan pemberian materi kepada warga.

"Kami akan periksa untuk klarifikasi atas laporan warga, "ujar Indra Khalid Nasution kepada Tribunpekanbaru.com.

Baca: Terinspirasi dari Drama Korea (Drakor) Fashion King, Pemuda Difabel Ini Jadi Perancang Busana

Sebagaimana diketahui sebelumnya Badan Pengawas Pemilu Kota Pekanbaru menerima laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan seorang Caleg DPRD Provinsi Riau Noviwaldy Jusman. Dalam laporan tersebut adanya dugaan pemberian materi lainnya pada tahapan pemilu.

Laporan ini awalnya diterima Bawaslu Provinsi namun dilimpahkan ke Bawaslu Kota Pekanbaru untuk diproses lebih lanjut. Saat ini menurut ketua Bawaslu Kota Pekanbaru Indra Khalid Nasution sedang diproses.

Sebagaimana dalam laporan masyarakat yang masuk ke Bawaslu itu Noviwaldy Jusman membelikan tiket pesawat enam orang pegawai perusahaan Migas di Riau dengan rute Pekanbaru - Jakarta, sehingga dari laporan tersebut dugaan adanya pemberian materi lainnya.

"Jadi ini baru dugaan pelanggaran belum mengarah kepada pelanggaran karena masih dalam proses pemeriksaan, "ujar Indra Khalid.

Indra Khalid juga menambahkan dalam waktu 14 hari kerja, Bawaslu akan menetapkan putusan terhadap yang bersangkutan apakah ada pidana atau pelanggaran pemilu lainnya.

"Waktunya kan 14 hari kerja, nanti akan ada keputusan," jelas Indra Khalid.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Riau Gema Wahyu Adinata mengatakan Bawaslu masih mengumpulkan data untuk melihat apakah ada unsur pelanggaran yang dilaporkan masyarakat terhadap Noviwaldy Jusman tersebut.

"Empat belas hari hari waktu Bawaslu mencari alat bukti, laporannya acara masyarakat acara reuni masyarakat bukan kampanye, Ini yang sedang kita lihat unsurnya. Kalau pidana bicara unsur apakah terpenuhi pelangaran pada pasal 523 atau tidak, "ujar Gema.

Baca: Jelaskan Masalah Sepakbola Indonesia, Edy Rahmayadi: Tolong Jangan Bully Saya Lagi

Dalam pemeriksaan juga akan disesuaikan apakah pemberian itu untuk mempengaruhi atau bertujuan memilih yang bersangkutan.

"Ini sedang dikumpulkan datanya. Yang jelas pasti akan dipanggil kalau proses sudah diregister," ujarnya. (*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved