Kepulauan Meranti

Nelayan Kepulauan Meranti Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Menurun Akibat Pengerukan Pasir Timah

Nelayan Kampung Gumbang, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, Riau, Indonesia keluhkan hasil tangkapan ikan menurun akibat pengerukan pasir timah

Nelayan Kepulauan Meranti Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Menurun Akibat Pengerukan Pasir Timah
Tribun Pekanbaru/Teddy Yohannes Tarigan
Nelayan Kepulauan Meranti Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Menurun Akibat Pengerukan Pasir Timah 

Nelayan Kepulauan Meranti Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Menurun Akibat Pengerukan Pasir Timah

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Teddy Tarigan

TRIBUN PEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Nelayan Kampung Gumbang, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, Riau, Indonesia keluhkan hasil tangkapan ikan menurun akibat pengerukan pasir timah.

Hal itu disampaikan perwakilan nelayan, Aling saat berdiskusi dengan Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir di Kantor Camat Rangsang Kamis (6/12/2018).

Baca: GAJI Wanita Cantik Asal Pekanbaru Ini Sebulan Lebih dari Gaji Kepala Seksi Bank Indonesia

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Selebgram, Alami Kejahatan di Dunia Maya

Aling mengatakan, berkurangnya hasil tangkapan ikan nelayan disinyalir akibat beroperasinya kapal pengeruk pasir timah dari dasar laut milik mitra PT Timah Tbk.

Nelayan Kepulauan Meranti Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Menurun Akibat Pengerukan Pasir Timah
Nelayan Kepulauan Meranti Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Menurun Akibat Pengerukan Pasir Timah (Tribun Pekanbaru/Teddy Yohannes Tarigan)

Dari hasil komunikasi Bupati dan rombongan bersama perwakilan Nelayan Gumbang kemudian dihasilkan solusi.

PT Timah akan memberi kompensasi kepada masyarakat nelayan sebesar Rp 50 juta per desa per bulan melalui BPD.

"Masyarakat Nelayan yang terkena dampak tiap bulan akan mendapat bantuan uang, soal siapa yang dilibatkan semua diatur oleh Kepala Desa dan perangkat Desa," jelas Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengupayakan mencari tempat menjaring ikan yang baru bagi nelayan dengan mengintruksikan instansi terkait.

Caranya memetakan lokasi sumber ikan dengan memanfaatkan teknologi GPS, sehingga Nelayan dapat kembali melaut dengan hasil tangkapan yang lebih baik.

Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir menerima cinderamata dari Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti seusai menjadi pembicara di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Jakarta, Rabu (7/3/2018). Nelayan Kepulauan Meranti Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Menurun Akibat Pengerukan Pasir Timah
Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir menerima cinderamata dari Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti seusai menjadi pembicara di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Jakarta, Rabu (7/3/2018). Nelayan Kepulauan Meranti Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Menurun Akibat Pengerukan Pasir Timah (istimewa)
Halaman
12
Penulis: Teddy Yohannes Tarigan
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved