Berita Riau

Hutan Cagar Biosfer di Giam Siak Kecil Dirambah Jadi Kebun Sawit, Satu Oknum Pecatan TNI Diamankan

Tim gabungan melakukan operasi pengamanan kawasan hutan Cagar Bioesfer Giam Siak Kecil

Hutan Cagar Biosfer di Giam Siak Kecil Dirambah Jadi Kebun Sawit, Satu Oknum Pecatan TNI Diamankan
TribunPekanbaru/Budi Rahmat
ILUSTRASI - Aktifitas ilegal logging di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim gabungan dari Balai Penegakan Hukum KLHK, Polri dan TNI melakukan operasi pengamanan kawasan hutan Cagar Bioesfer Giam Siak Kecil, Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandar Laksmana, Kabupaten Bengkalis, Kamis (5/12/2018) sore.

Kawasan hutan tersebut telah dirambah untuk kemudian dijadikan perkebunan kelapa sawit.

Dalam operasi pengamanan tersebut, tim berhasil mengamankan tiga unit alat berat yang digunakan untuk melakukan perambahan, serta 4 orang yang saat itu tengah berada di lokasi.

Baca: Resep Soun Goreng, Pasti Nikmat Ditambah Sayuran Hijau

Kepala Seksi Badan Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah II Sumatera, Eduard Hutapea saat dikonfirmasi Tribun, Jumat (7/12/2018) menjelaskan, operasi pengamanan ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari informasi yang disampaikan masyarakat.

Terkait adanya aksi perambahan kawasan hutan di daerah Giam Siak Kecil tersebut, untuk dijadikan areal perkebunan kelapa sawit.

"Aksi (perambahan) ini memang sudah berulang kali, disinyalir dilakukan oleh kelompok yang sama. Setelah kita telusuri ke lapangan, ternyata benar. Di lokasi kita amankan 3 unit alat berat dan 4 orang," kata Eduard.

Dari 4 orang ini lanjut Eduard, 1 orang diantaranya merupakan oknum pecatan TNI berinisial S alias Digdo. Dia diduga sebagai otak dari aksi perambahan ini.

S sendiri sebelumnya sudah pernah ditangkap pada kasus yang sama, yakni perambahan hutan dan sudah menjalani hukuman sesuai putusan persidangan.

Baca: LIVE Streaming Timnas Futsal Indonesia U-20 vs Malaysia AFC Futsal U-20 Pukul 16.00 WIB

"S ini sudah menjalani hukuman, kalau tidak salah 4 tahun. Kalau yang 3 lagi yang kita amankan, perannya mendukung saudara S. Ada yang sebagai operator, teknisi alat berat, dan kenek. Artinya mereka diduga orang suruhan dari S," bebernya lagi.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved