CPNS 2018

Pengamat Kebijakan Publik Riau Sebut Konsep CAT untuk SKD dan SKB CPNS 2018 Kurang Fair

Jika penerimaan CPNS dikembalikan ke daerah juga sangat rawan sekali dijadikan ajang bermain oleh oknum-oknum pejabat di daerah

Pengamat Kebijakan Publik Riau Sebut Konsep CAT untuk SKD dan SKB CPNS 2018 Kurang Fair
Foto/riausky.com
Saiman Pakpahan 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pengamat Kebijakan Publik Universitas Riau, Saiman Pakpahan menilai perekrutan CPNS yang dilakukan pemerintah menggunakan konsep CAT untuk SKD dan SKB kurang fair.

Sebab, materi yang disajikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam tahap seleksi SKB tersebut masih sama dengan SKD, soal yang berstandar nasional.

Sementara, wawasan anak-anak di daerah tidak sama dengan ibukota.

Anak-anak di daerah belum sepenuhnya menikmati pendidikan serta informasi seperti anak-anak di ibukota.

"Pemerataan pendidikan kan belum merata ke seluruh daerah. Wajar saja kemampuan anak-anak daerah masih belum setara sepenuhnya dengan anak-anak ibukota, Jakarta dan di Pulau Jawa," ujar Saiman Pakpahan, Jumat (7/12/2018).

Baca: Download Kisi-kisi Ujian SKB CPNS 2018, Pahami Teknis CAT, Wawancara, hingga Kesamaptaan

Baca: Pemberkasan Ditutup Sabtu, Ujian SKB CPNS Meranti 2018 Akan Dilaksanakan Senin

Baca: Kelulusan Tes CPNS 2018 Ditetapkan Berdasarkan Sistem Rangking, Begini Cara Menghitung Nilainya

Kondisi ini kata Saiman juga menjadi dilematik bagi pemerintah pusat.

Di satu sisi, pemerintah butuh CPNS yang cerdas.

Sedangkan di sisi lain, sarana dan prasarana pendidikan belum merata hingga ke daerah.

"Jika penerimaan CPNS dikembalikan ke daerah juga sangat rawan sekali dijadikan ajang bermain oleh oknum-oknum pejabat di daerah," ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah pusat menjadikan perekrutan CPNS tahun ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penyebaran informasi di daerah.

Dengan demikian, anak-anak di daerah bisa bersaing di kesempatan yang sama dengan anak di ibukota.

"Konsep perekrutan CPNS tahun ini memang perlu diapresiasi. Namun, pemerintah perlu juga membenahi pendidikan di daerah. Jangan sampai kesempatan yang sebesar ini tidak bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh anak daerah," ujarnya.(*)

Baca: Tips Ujian SKB CPNS Kemenag 2018, Mirip Meminang Gadis! Lima Etika PNS Ini Kuncinya!

Baca: Empat Peserta CPNS Pelalawan Tidak Ikut Ujian SKB, Ini Alasannya

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved