Rokan Hulu

Peringati Hari Korupsi, GEMA Gelar Aksi Demo di Kejari Rohul, Ini Tuntutannya

GEMA Rohul menggelar aksi demo atau damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, pada Jumat

Peringati Hari Korupsi, GEMA Gelar Aksi Demo di Kejari Rohul, Ini Tuntutannya
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Menperingati Hari Korupsi yang jatuh setiap 9 Desember, sejumlah mahasiswa mengatasnamakan dari Gerakan Mahasiswa Rokan Hulu (GEMA Rohul) menggelar aksi demo atau damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, pada Jumat (‎7/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Menperingati Hari Korupsi yang jatuh setiap 9 Desember, sejumlah mahasiswa mengatasnamakan dari Gerakan Mahasiswa Rokan Hulu (GEMA Rohul) menggelar aksi demo atau damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, pada Jumat (‎7/12/2018).

Koordinator Lapangan Aksi, Rio, dalam membacakan pernyataan sikapnya mengatakan, aksi damai dilakukan GEMA Rohul dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2018.

"Kami dari Gerakan Mahasiswa Rokan Hulu mendesak Kejari Rokan Hulu segera menangkap H. Basri Lubis," teriaknya.

Baca: HASIL AKHIR Nabil FC Vs Semen Padang di Piala Indonesia, Kabau Sirah Tekuk Tuan Rumah

Rio mengungkapkan, Basri Lubis merupakan mantan Ketua Kelompok Tani (Koptan) Siaga Makmur, kerjasama pola PIR-KKPA dengan PT. Togos Gopas senilai Rp 7,2 miliar yang sudah menjadi DPO Kejari Rohul sekira 3 tahun terakhir.

Ia menambahakan, sesuai amar putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor.1315.K/pid/2014, majelis memutuskan mengadili dan mengabulkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum atau JPU dari Kejari Rohul.

Lebih lanjut dijelaskanya, Basri Lubis dinilai terbukti bersalah dan meyakinkan menggelapkan gaji anggota Koptan Siaga Makmur selama 13 bulan sekitar Rp 7,2 miliar, terhitung mulai Juli 2011 sampai Juli 2012 hasil kerjasama pola PIR-KKPA dengan PT. Togos Gopas.

Massa menilai, Basri Lubis secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 374 Jo Pasal 64 KUHP, yaitu melakukan penggelapan dalam jabatan dan divonis 2 tahun kurungan.

Ada 3 pernyataan sikap disampaikan massa GEMA Rohul, tambahnya, yakni, pertama meminta Kejari Rohul mengeksekusi Basri Lubis karena telah ternyata terbukti bersalah, sesuai dengan UU yang berlaku.

Kedua, pihaknya dari Gerakan Mahasiswa Rokan Hulu memberi waktu selama 7 hari untuk Kejari Rohul untuk menangkap H. Basri Lubis

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved