Bengkalis

Tuntutan 3 Terdakwa 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Ekstasi Tak Juga Dibacakan PN Bengkalis Surati Kejagung

Sampai saat ini sudah penundaan ke lima kalinya, tuntutan juga belum turun dari Kejaksaan Agung sehingga JPU belum bisa membacakan tuntutan tersebut

Tuntutan 3 Terdakwa 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Ekstasi Tak Juga Dibacakan PN Bengkalis Surati Kejagung
tribunpekanbaru/Muhammad Natsir
Terdakwa kasus narkoba 55 kg sabu saat menjalankan sidang perdana beberapa bulan lalu di PN Bengkalis 

Laporan wartawan Tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis akhirnya menyurati Kejaksaan Agung RI beberapa waktu lalu.

Surat dari PN Bengkalis ini ditujukan langsung kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Hal ini diungkap Ketua PN Bengkalis Sutarno kepada awak media, Jumat (7/12) sore.

Pihaknya menyurati Kejaksaan Agung RI karena sudah lebih dari tiga kali terjadi penundaan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, terhadap tiga terdakwa D(25), RO dan AS (27) kasus penyalahgunaan Narkoba jenis sabu sabu seberat 55 kilogram (Kg) dan 46.718 butir pil ekstasi.

Surat yang dikirimkan PN Bengkalis sejak 27 November 2018 yang lalu.

Perihal pemberitahuan tuntutan belum dapat dibacakan.

Baca: Seorang Petani di Pelalawan Kedapatan Simpan 10 Paket Diduga Sabu-sabu

Baca: WOW! Warga Indragiri Hilir Miliki Senjata dan 627 Butir Pil Ekstasi serta 400 Gram Sabu-sabu

Baca: Suami Istri Ketahuan Konsumsi Sabu-sabu, Pengakuannya Menggelikan: Biar Tahan Lama!

Dengan alasan, berita acara sidang tanggal 1 November, 8 November, 15 November, dan tanggal 22 November 2018 atau sudah dengan empat kali penundaan.

Penundaan sidang pembacaan tuntutan oleh JPU Kejari Bengkalis juga terjadi pada 29 November dan 6 Desember kemarin.

"Sampai saat ini sudah penundaan ke lima kalinya, tuntutan juga belum turun dari Kejaksaan Agung sehingga JPU belum bisa membacakan tuntutan tersebut," ungkap Sutarno.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved